Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 4 Sep 2023 18:35 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Impian Bekerja di Luar Negeri Terwujud, Khusnul Siap Meniti Karis Nakes di Jepang


 Impian Bekerja di Luar Negeri Terwujud, Khusnul Siap Meniti Karis Nakes di Jepang Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Dibukanya perekrutan tenaga kesehatan (nakes) untuk bekerja di Negara Jepang, tak dilewatkan begitu saja oleh Khusnul Khatimah.

Untuk itu, dirinya bersama para nakes lainnya bisa berangkat ke Negeri Bunga Sakura untuk bekerja setelah melewati proses seleksi dari perekrutan pada tahun 2022.

Pelepasan rombongan nakes itu dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor di Aula Kayuh Baimbai, Senin (4/9/2023). Sebelum diberangkatkan pada 27 September 2023 mendatang.
Khusnul menceritakan awalnya mengetahui informasi dibukanya perekrutan tenaga kerja di bidang kesehatan untuk di Nagoya, Jepang itu melalui media sosial instagram.

“Kebetulan saya memang ada keinginan bekerja di luar negeri,” ungkap Khusnul kepada terasbanua.my.id di Lobby Balai Kota, Senin (4/9/2023).

Khusnul kian mantap untuk berkarir di luar negeri saat tahu perekrutan tenaga kerja ke Jepang itu telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Dimana memang sebelumnya, Mahasiswa Ners dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin itu sempat maju mundur ingin bekerja di luar Indonesia karena kurang yakin.
“Tapi karena ini kerja sama dengan pemerintah jadi merasa aman dan pasti legal. Tentunya kita akan dilindungi,” ujarnya.

Beruntungnya, keinginannya bekerja di fasilitas kesehatan Jepang yakni di Kaikoukai Healhtcare Corpration sangat didukung penuh oleh keluarga terutama orang tua.

Sementara untuk persiapan dirinya bekerja di Jepang lebih kepada mental karena harus beradaptasi di negara orang.

Selain itu, ada buah hati yang baru berusia 7 tahun terpaksa ditinggal selama bekerja di Jepang dan sementara dititipkan kepada orang tuanya.

“Selama bekerja lima tahun itu boleh ambil cuti untuk pulang tapi memang itu biaya sendiri karena keperluan pribadi,” tuturnya.

Adapun kontrak bekerja Kaikoukai Healhtcare Corpration sudah dijelaskan secara detailnya sebelum ditandangani. Baik itu pekerja yang akan dilakukan dan mengenai gaji pokok serta tunjangannya.

“Tunjangannya menurut saya sangat tinggi dan ada bonus untuk setiap season. Jadi setiap musim panas dan dingin dapat bonus dikali dua kali dari gaji yang diterima,” akhirnya.

Untuk pekerjaan sendiri spesifiknya memang lebih kepada perawatan pada lanjut usia (lansia). Namun memang ada berbagai macam skill yang diperlukan. Misalnya penempatan nakes di klinik cuci darah.
“Tapi tetap saja kita pegangannya lansia yang kita rawat,” pungkasnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin