Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 11 Jun 2023 11:12 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Harga Telur Ayam Melambung Tinggi, Pedagang Kecil Menjerit Keuntungan Sedikit


 Harga Telur Ayam Melambung Tinggi, Pedagang Kecil Menjerit Keuntungan Sedikit Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Kenaikan harga telur ayam yang melebihi dari harga normal pada umumnya membuat masyarakat terbebani.

Terutama pedagang kuliner yang menggunakan telur ayam sebagai bahan utama dalam olahan yang dijualnya.

Salah satunya Jali, penjual pentol telur goreng yang biasanya mangkal di Siring Balai Kota Banjarmasin setiap sorenya mengeluh dengan kenaikan harga telur ayam saat ini.

“Sekarang telur ayam sudah Rp. 33 ribu per kilogramnya. Biasanya tidak pernah naik sampai segitu. Paling Rp. 28 ribu dan paling mahal Rp. 30 ribu saja,” ucapnya saat terasbanua.my.id ajak berbincang-bincang, Sabtu (10/6/2023), kemarin.

Melambungnya harga telur ayam saat ini, membuatnya beralih membeli per biji dengan harga Rp. 2.800 per butirnya untuk telur ukurannya yang besar. Sedangkan telur kecil harganya Rp. 2.300 per biji.

“Semenjak naik saja pilih beli per biji. Harganya sedikit murah dibanding per kilogram karena kita bisa milih yang besar dengan harga per biji,” tuturnya.

Kenaikan harga telur ayam pun berdampak pada keuntungan penjualannya karena tetap menjual dengan harga lama.

Pasalnya, jika menaikan harga atau mengurangi porsi telur dalam pentolnya itu, khawatirnya akan membuat pelanggannya berkurang.

“Jajanan ini harganya hanya seribuan saja, kalau mau naikan bingung juga. Semoga cepat turun saja,” harapnya.

Tidak hanya pada pedagang kuliner saja, kenaikan telur ayam juga turut dikeluhkan para ibu-ibu rumah tangga.

“Telur ini bahan pokok paling mudah dan gampang dimasak. Itu alasan sering membeli. Cuman semenjak naik kita mikir-mikir juga,” kata Rahilah warga asal Pemurus Baru.

Kenaikan harga itu membuatnya mengurangi stok telur ayam di rumah. Jika biasanya membeli satu kilogram untuk kebutuhan kurang lebih sebulan. Sekarang hanya membeli setengah kilogram saja.

“Untuk selang-seling saja, cuman tetap saja sedikit memberatkan karena pengeluaran jadi lebih banyak,” akhirnya.

Hamdiah/rie
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Badminton Demokrat Kalsel Cup 2026 Semarakkan HUT ke-25 Partai Demokrat

22 Agustus 2026 - 22:31 WITA

Bintang Orado Semarakkan HUT Demokrat ke-25, Demokrat Kalsel Tekankan Kebersamaan

22 Agustus 2026 - 13:07 WITA

Lensa Foto Kegiatan DPRD Kota Banjarmasin Edisi Bulan Agustus 2026

17 Agustus 2026 - 10:44 WITA

Reses DPRD Kota Banjarmasin Serap Keluhan Warga, Pelayanan dan Jaminan Kesehatan, Bantuan Sosial serta Perbaikan Infrastruktur Jadi Sorotan

29 Juli 2026 - 23:42 WITA

Lensa Foto Kegiatan DPRD Banjarmasin Edisi Bulan Juli 2026

28 Juli 2026 - 23:55 WITA

Sambut HUT RI ke-81, Pemko Banjarmasin Gelar Apel Pencanangan Pembagian Bendera Merah Putih

27 Juli 2026 - 10:38 WITA

Trending di Banjarmasin