terasbanua.my.id, Barabai – Kurang dari 12 jam, permukiman warga di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kembali diterpa musibah kebakaran.
Kali ini api mengamuk di Kecamatan Barabai. Tepatnya di Jalan Kayu Bawang RT 1,” Jumat subuh (4/8/2023).
Sekitar pukul 04.45, Wita, warga digegerkan dengan kobaran api. Sekitar 30 menit kemudian, api baru bisa dikuasai barisan pemadam kebakaran di HST.
Akibat musibah itu, 4 buah rumah warga luluhlantak dilalap api. Sementara 2 lainnya hanya terbakar 50 persen.
Daro data PUSDALOPS BPBD HST, 6 keluarga dengan 21 jiwa terdampak musibah itu.
Kepala BPBD HST, Budi Haryanto merincikan, 6 rumah warga terdampak musibah. Empat di antaranya yang berbahan dasar kayu, 100 persen terbakar.
“Untuk 2 lainnya, bangunan permanen terbakar 50 persen,” kata Budi dalam laporannya, Jumat siang.
Belum diketahui penyebab kebakaran yang melanda kali ke dua saat ini. Pihak kepolisian sudah turun melakukan pemeriksaan di TKM.
“Masih dalam penyelidikan,” kata Kasubsi PIDM Humas Polres HST, Aipda M Husaini.
Kendati belum diketahui penyebab kebakaran, namun polisi menduga kebakaran berasal dari arus pendek atau korsleting listrik.
Husaini menjelaskan, dari pemeriksaan saksi di TKM, api berasal dari rumah korban, Akhmad. Api lantas menjalar ke kanan-kiri rumah lainnya.
“Rumah korban ini dalam keadaan kosong,” ujar Husaini.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun kerugian materil diperkirakan mencapai Rp700 juta.

Dinas Sosial dan Tagana HST pun turun tangan membantu korban kebakaran. Mereka memberikan sembako kepada para korban. Baik korban kebakaran di Telang maupun di Kayu Bawang.
“Korban kebakaran sebagian mengungsi ke tempat warga terdekat,” kata Anggota Tagana, Agus.
Sebelumnya, kebakaran juga melanda permukiman warga di Desa Telang Kecamatan Batang Alai Utara (BAU), Kamis (3/8/2023) malam.
Api berkobar saat mayoritas warga hendak menjalankan salat Isya, sekitar pukul 18.45 Wita.
Dalam musibah itu, 3 rumah warga di RT 4 juga luluh lantak dimakan api.
Reporter: HN Lazuardi/ rie






