terasbanua.my.id, Barabai – Seluruh sasaran
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Hulu Sungai Tengah (HST) selesai dilaksanakan.
Operasi Bhakti TNI ke 116 yang dilaksanakan Kodim 1002/HST itu ditutup secara resmi oleh Kasrem 101/Antasari, Kolonel Inf Iwan Rosandriyanto, Kamis (8/6/2023).
Kolonel Rosandriyanto menyebut, program TMMD yang dilaksanakan selama 30 hari itu dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dilaksanakan secara lintas sektoral, melibatkan Pemkab dan anggota Polres HST, Instansi terkait lainnya hingga masyarakat setempat.
“TMMD, membantu pemerintah daerah guna meningkatkan akselerasi pembangunan. Baik itu insfrastruktur, membuka daerah yang terisolir guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kasrem saat menjadi Inspektur Upacara Penutupan dan Peresmian Hasil TMMD di Lapangan Dwi Warna Barabai.
Sejalan dengan tema TMMD ke 116, “Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat”, mengandung makna adanya sinergi antar instansi serta partisipasi masyarakat dan semua komponen. Sehingga terbentuk kekuatan pertahanan nasional yang kokoh.
Penyelenggaraan TMMD kali ini, dinilai Kasrem Rosandriyanto telah memberi hasil yang menggembirakan. Pencapaian sasaran, baik fisik maupun nonfisik sesuai dengan rencana dan waktu yang telah ditetapkan.
“Pada kesempatan ini saya sampaikan apresiasi dan penghargaan kepada
seluruh Satgas TMMD,” tutup Rosandriyanto.
Dalam laporan Dansatgas TMMD ke 116 di HST, Letkol Kav Gagang Prawardhana merincikan mulai betonisasi jalan sepanjang 2.382 meter dengan lebar 2,5 meter.
Peningkatan mutu jalan itu menghubungkan antar desa di Kecamatan Haruyan dan Batu Benawa.
“Termasuk pembangunan jembatan besi, slab beton 2 unit, dan pemasangn gorong-gorong 2 unit,” kata Dansatgas TMMD yang juga Dandim 1002/HST itu.
Ada juga sasaran fisik tambahan. Seperti rehab rumah tidak layak huni (RTLH), rehab musala, MCK dan tempat wudu.
Untuk sasaran non fisik, program TMMD juga telah menyelesaikan beberapa penyuluhan kepada masyarakat di lokasi bhakti TNI, Desa Hapulang Kecamatan Haruyan.

Pengguntingan pita tanda diresmikannya hasil peningkatan mutu jalan program TMMD ke 116 HST yang menghubungkan 2 desa.
“Tercapainya seluruh sasaran TMMD tidak lepas dari kerja keras Satgas, Pemkab HST, masyaraka Hapulang dan seluruh stakeholder yang telah mendukung penuh kegiatan,” tutup Letkol Gagang.
Hasil sasaran fisik dari TMMD itu diapresiasi pihak Pemkab HST melalui Sekretaris Dinas Pertanian, Mukarram. Terutama jalan yang dibetonisasi dan jembatan.
Dia menilai, akkses jalan itu memang sangat membantu masyarakat di Hapulang. Terlebih masyarakatnya yang mayoritas bertani.
“Tentu ini juga membantu Pemkab HST dalam meningkatkan perekonimian dan kemajuan di sektor pertanian,” tutup Mukarram.
Reporter: HN Lazuardi/rie






