terasbanua.my.id, Barabai – Ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Hulu Sungai Tengah (HST) mendapatkan bantuan bahan baku untuko perasional modal UMKM. Seperti minyak goreng, gula hingga teh.
Terbaru, bantuan itu disalurkan Dinas Perdagangan (Disdag) HST ke pelaku UMKM di Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS).
Bahan baku itu diserahkan langsung Bupati HST, H Aulia Oktafiandi di Desa Banua Rantau, Rabu (26/6/2024).
“Bantuan bagi pelaku UMKM ini bertujuan menambah modal dalam bentuk bahan baku. Seiring dan seringnya kenaikan harga sembako, terutama bahan- bahan pokok dipasaran,” kata Aulia.
Bantuan itu sudah dilaksanakan dari 2023 lalu secara bertahap. Kemudian dianggarkan lagi pada 2024 ini.
Dikatakan Aulia, Pemkab HST melihat dengan jelas. Berdasarkan fakta keadaan, sektor UMKM banyak didominasi pedagang makanan dan minuman.
Karena itu, terang Aulia, Pemkab HST mencoba melindungi dan membantu bahan baku modal operasional UMKM. Ditujkan agar bisa bermanfaat ketika menghadapi kenaikan harga.
“Kami memiliih sesuai keperluan dan terpakai yaitu gula, minyak goreng dan teh. Agar meningkatkan kualitas dagangannya, dengan bahan baku yang kami salurkan,” terang Aulia.
Bupati Aulia mengapresiasi langkah Disdag dalam memberikan bantuan bahan baku modal operasional kepada pelaku UMKM. Ia menyampaikan pentingnya pengembangan sektor UMKM bagi perekonomian daerah.
“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik, berkah, usahanya lancar dan rezeki luas,” amini Aulia.
Kepala Disdag HST, Irfan Sunarko dalam laporannya menyebut ada 325 penerima bantuan bahan baku modal operasional yang tersebar di 18 desa dan 1 kelurahan di BAS.
Irfan menyebut, sebelumnya juga sudah diserahkan bantuan bahan baku modal operasional UMKM di Kecamatan Batang Alai Utara (BAU). Di sana ada 203 penerima bantuan.
“Adapun bantuan yang disalurkan dalam satu paket berisi gula 12 kg, minyak goreng 12 liter dan teh sebanyak 8 kotak,” papar Irfan.
Reporter: HN Lazuardi






