terasbanua.my.id, Barabai – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), H Aulia Oktafiandi mendapat pengharagaan pada bidang pendidikan.
Penghargaan yang diterima yakni, Anugerah Kihajar 2023 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI).
Anugerah tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek RI, Suharti kepada Bupati HST, Jumat (18/11/2023).
Bupati Aulia dinilai telah berhasil mengoptimalisasi pemanfaatan teknologi sebagai upaya tranformasi pembelajaran, khususnya platform teknologi prioritas Kemendikbudristek RI.
Aulia mengungkapkan, bahwa dengan diraihnya Anugerah Kihajar sebagai Daerah Jawara Belajar id ini menjadi penanda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HST serius dan mendukung penuh terhadap transformasi digitalisasi pembelajaran. Secara tidak langsung juga akan berdampak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di HST.
“Penghargaan ini menunjukan bahwa Pemkab HST telah melakukan transformasi berupa percepatan digitalisasi dalam dunia pendidikan di kabupaten kita,” kata Aulia.
“Semoga penghargaan ini dapat memberikan semangat untuk HST yang lebih Makmur, Unggul, dan Dinamis,” sambung Aulia.
Bupati Aulia mengapresiasi kolaborasi dan kerja sama yang dibangun semua pihak dalam mendukung proses tranformasi digitalisasi pembelajaran di HST.
“Atas nama pribadi dan Pemkab HST, saya mengapresiasi dan berterima kasih khususnya kepada tim belajar id, komunitas belajar sekolah, sahabat teknologi, guru pengerak, proktor dan teknisi, maupun seluruh pihak yang telah bersama-sama bergerak dalam mendukung transformasi digitalisasi pembelajaran di HST,” tutup Aulia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar menerangkan, bahwa pemanfaatan teknologi yang strategis dan tepat guna dalam pendidikan merupakan kunci dalam upaya membangun kembali kualitas pendidikan itu sendiri.
Lebih lanjut, hal itu dapat mendorong terbentuknya pembelajaran yang menyenangkan bagi anak, sehingga hal tersebut secara tidak langsung akan berdampak baik terhadap peningkatan kualitas penjaminan mutu pendidikan dan SDM khususnya di HST.
“Transformasi digitalisasi pembelajaran di sekolah dapat menunjang terbentuknya situasi belajar yang menyenangkan dan berdampak positif terhadap hasil belajar dan minat belajar bagi anak dikarenakan digitalisasi berperan menciptakan gaya belajar yang inovatif dan memberikan akses pendidikan yang lebih luas,” terangnya.
Terlebih lagi, kata Anhar, di era society 5.0 dunia pendidikan harus mampu adaptif dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan tentunya hal tersebut dapat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas SDM.
Selain kabupaten HST, ada 10 kabupaten/kota dan 10 provinsi di seluruh Indonesia yang turut menerima penghargaan Anugerah Kihajar sebagai Daerah Jawara Belajar id 2023 ini.
Reporter: HN Lazuardi






