terasbanua.my.id, Barabai – Warga Desa Binjai Pirua Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU) Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (6/6/2023) dini hari, dikejutkan dengan suara tangisan seorang bayi.
Rupanya, suara itu berasal dari teras Langgar Nurul Yaqin di RT 6 Binjai Pirua, dulu Desa Balanti. Ditemukan pertama kali oleh Dewi SA sekitar pukul 4.15 Wita.
Saat ditemukan bayi berjenis kelamin perempuan berpakaian lengkap itu tergeletak sendirian di teras mushalla.
Kapolsek LAU, Ipda Lilik Hardiyanto menyebutkan dari keterangan saksi Dewi, dia pertama kali mendengar suara tangisan bayi.
“Rumah saksi Dewi ini bersebelahan dengan langgar itu,” kata Lilik Selasa (6/6/2023), pagi.
Dewi mencoba mencari asal suara tangisan bayi itu. Hingga akhirnya didapati sesosok bayi.
“Diduga baru berumur 10 hari,” ujar Lilik.

Nampak bayi itu sengaja diletakkan di teras langgar. Warga menduga bayi itu dibuang oleh orang tuanya sendiri.
“Masih lidik siapa ibu atau orang tua bayi tersebut,” tutup Lilik.
Saat ini, kondisi si bayi dalam keadaan sehat. Dia dirawat oleh Dewi di kediamannya di Binjai Pirua RT 6 tepatnya di sebelah Langgar Nurul Yaqin.
Reporter: HN Lazuardi/rie






