Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 14 Apr 2023 17:06 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Dibalik Wacana Penghapusan Honorer, Pemko Banjarmasin Akui Honorer Penting


 Dibalik Wacana Penghapusan Honorer, Pemko Banjarmasin Akui Honorer Penting Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Adanya wacana penghapusan tenaga honorer di bulan November 2023 nanti, tentunya menimbulkan keresahan tersendiri bagi tenaga honorer.

Namun nampaknya keresahan terhadap kebijakan itu juga turut dirasakan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Mengingat peran tenaga honorer di lingkungan Pemko Banjarmasin sangat penting karena selama ini sangat membantu pihaknya dalam menyelesaikan pekerjaan.

Maka dari itu, menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Diklat Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto tenaga honorer di lingkungan Pemko Banjarmasin sudah bagian terpenting dari pihaknya.

Melihat hal tersebut, tentu harus ada alternatif dan jalan keluar saat kebijakan penghapusan tenaga honorer diberlakukan.

Apalagi sebelumnya tak ada pengangkatan ASN maupun PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

“Kalau sampai dua atau tiga tahun seperti itu kan ada ruang. Ada yang pensiun dan sebagainya,” ucap Totok, Jumat (14/4/2023).

Pentingnya tenaga honorer khususnya di bagian Tenaga Kesehatan (Nakes) dan pendidik menurutnya karena di Kota Banjarmasin sangat kekurangan tenaga teknis.

“Bayangkan kalau mereka tidak ada yang terjadi di Banjarmasin seperti apa, seperti tenaga kesehatan, pendidikan, yang sangat memerlukan tenaga teknis,” ungkapnya.

Di lingkungan Pemko Banjarmasin sendiri lanjutnya, tenaga honorer yang terdata ada 5.600 orang. Namun usai diverifikasi sesuai kebutuhan yang diperlukan hanya 2.513 orang dan jika jumlah tersebut dihilangkan. Maka menurutnya akan sangat sulit.

“Makanya tetap kami pertahankan. Dari jumlah tersebut, ada dari tenaga pendidik alias guru, tenaga kesehatan (nakes), dan tenaga teknis,” jelasnya.

Adapun sebelumnya, Pemko Banjarmasin telah melakukan antisipasi dengan outsourcing. Dimana sebagian tenaga honorer telah dilakukan.Misalnya, ambil contoh petugas kebersihan dan keamanan di lingkup Balai Kota.

Disinggung apakah sebanyak 2.513 itu bakal diangkat jadi PPPK? Totok, belum bisa memastikannya. Ia hanya bilang, itu umumnya berdasarkan kuota yang tersedia.

“Tapi tiap tahun kami punya usulan untuk itu,” tutupnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 41 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin