terasbanua.my.id, Barabai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) memberikan perhatian terhadap kekurangan gizi anak di Bumi Murakata.
Kekurangan gizi menyebabkan tumbuh kembang anak-anak terganganggu. Disebut sebagai stunting, pertumbuhan terlambat dari seharusnya.
“Hal itu menjadi perhatian pemerintah saat ini. Kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis,” kata Bupati HST, H Aulia Oktafiandi saat membuka Sosialisasi Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di Aula Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS), Kamis (14/9/2023).
Karena itu, kata Aulia melalui Dapur B2SA yang merupakan program Pemkab HST melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Ketapang) memperkuat kesadaran akan pentingnya pola makan yang sehat dan aman.
“Kesehatan dan gizi yang baik adalah kunci untuk menjaga kebugaran fisik dan kualitas hidup yang optimal,” kata Aulia.
Aulia menilai, mengonsumsi makanan sehari-hari yang beraneka ragam, diharapkan dapat memenuhi kekurangan zat gizi yang tidak dapat dipenuhi oleh satu jenis makanan saja.
Bupati Aulia pun mengajak peserta Sosialisasi B2SA untuk mengambil manfaat maksimal dari kegiatan ini
“Mari kita terus berlatih, belajar, dan mengimplementasikan pengetahuan yang telah kita dapatkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Aulia.

Dalam laporan Plt Kepala Dinas Ketapang HST, Ahmad Fathoni menyampaikan tujuan dilaksanakan sosialisasi Dapur Sehat Dapur B2SA di antaranya adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan B2SA melalui promosi, sosialisasi sekaligus edukasi.
Selain itu juga untuk mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat pada umumnya dan ibu rumah tangga pada khususnya untuk memilih menentukan dan menyusun menu B2SA berbasis sumber daya lokal.
“Peserta sosialisasi adalah TP PKK kabupaten dan kecamatan, Kader Posyandu dan Ibu-ibu anak balita, dengan narasumber Bupati HST, Dinas Kesehatan dan pegiat kuliner atau chef,” tutup
Sosialisasi tersebut terlaksana berkat kerja sama TP-PKK Kabupaten HST dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. Adapun tema yang diangkat, yaitu “Dapur Sehat Dapur B2SA untuk cegah Stunting”.
Reporter: lazuardi






