terasbanua.my.id, Barabai – Terhitung sejak 2022-2024 saat ini, Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), H Aulia Oktafiandi telah mencetuskan kebijakan perlindungan jiwa bagi tenaga pendidik non formal.
Pendidik non formal yang dimaksud yakni, ustaz dan ustazah. Mereka diberikan BPJS Ketenagakerjaan.
Selama 3 tahun berjalannya kebijakan Bupati Aulia itu, ribuan pendidik non formal tercover. Rinciannya, pada 2022 ada 1.831 orang, kemudian pada 2023 ada 1.862 dan pada 2024 sudah ada 1.862 orang yang terlindungi.

Bupati Aulia menyebut, salah satu motor penggerak program Pemkab adalah para ustaz/ustazah. Mereka berpartisipasi membimbing anak-anak di HST dalam program unggulan 1000 tahfiz.
Terlebih pasa 2024 Pemkab HST menargetkan ada 3000 tahfiz di Bumi Murakata.
“Mengingat banyaknya target yang dicapai, para tenaga pendidik non formal kami libatkan dalam seluruh kegiatan prioritas Pemkab HST. Untuk itu kami memberikan penghargaan berupa kenaikan insentif,” ucap Aulia saat bersilaturahmi dengan para kepala sekolah dan tenaga pendidik non formal di rumah jabatan dinasnya, Selasa (19/3/2024).
Kepada para kepala sekolah, Bupati Aulia meminta agar bekerja sama dengan para tenaga pendidik non formal itu. Terlebih ketika memberikan pelajaran kepada siswa aga bersinergi.
Dengan demikian, Aulia berharap HST dapat menghasilakna generasi Quran.
“Mari kita sukseskan targert 3000 Tahfizh pada tahun ini, mari kita jadikan kabupaten yang kita cintai ini bisa menghasilkan para penghafal-penghafal Al Quran, anak-anak yang bisa baca Al Quran,” ajak Bupati Aulia.
Sementara itu, dalam laporannya Kepala Dinas Pendidikan HST, HM Anhar menyampaikan, selain mencetuskan program BPJS Ketenagakerjaan perhatian Bupati juga terus berlanjut setiap tahunnya.
Terbukti dengan selalu diberikannya kenaikan insentif bagi para ustaz dan ustazah sampai sekarang.
Berkat kolaborasi antar kepala sekolah dengan ustaz, peningkatan jumlah siswa SD dalam program 1000 tahfiz per tahun, 3000 tahfiz di tahun 2024 mengalami kenaikan.
“Jumlah peserta SD yg mampu ikut seleksi sebanyak 50 persen lebih,” terang Anhar.
Untuk diketahui silaturahmi dengan Bupati Aulia itu merupakan tenaga pendidik non formal dari Kecamatan Barabai dan Limpasu. Mereka mengajar pada 38 SD dan SMP.
Silaturahmi dengan Bupati Aulia itu juga sekaligus salat tarawih berjamaah.
Turut hadir pada silaturahmi itu, Wakil Bupati HST, H Mansyah Sabri, Sekda HM Yani, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah serta camat.
Reporter: HN Lazuardi






