Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 1 Agu 2023 18:16 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Buntut Penikaman Pelajar, Pihak Sekolah Belum Bisa Memastikan Dugaan Adanya Bullying


 Buntut Penikaman Pelajar, Pihak Sekolah Belum Bisa Memastikan Dugaan Adanya Bullying Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Peristiwa penikaman oleh seorang pelajar di dalam ruang kelas saat jam pelajaran belum dimulai, akhirnya ditanggapi oleh pihak SMA Negeri 7 Banjarmasin.

Kepada awak media, Plt Kepala SMAN 7 Banjarmasin, Arjudin  mengaku turut menyayangkan peristiwa itu terjadi.

Selain itu, Arjudin juga mengaku jika pihaknya belum bisa memastikan adanya dugaan pembullyan, seperti yang diklaim pelaku saat diperiksa oleh pihak penyidik Mapolresta Banjarmasin.

Arjudin juga mengatakan penusukan dari siswanya itu kejadiannya sangat tak terduga di saat pembelajaran belum berlangsung.

“Jadi memang untuk mendeteksi hal-hal itu belum bisa dilakukan karena kejadian pagi sekitar pukul 07.15 dan belum dilaksanakan pelajaran,” kata Arjudin kepada awak media, Selasa (1/8/2023).

Kendati demikian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk penyelesaian yang memang saat ini proses hukumnya masih berjalan.

Pihaknya juga mengatakan kasus penikaman di sekolah mereka, akan menjadi pembelajaran bagi pihaknya ke depan.

“Perlu perhatian dan refleksi bagi kami seluruh guru SMA 7. Mudah-mudahan tidak terulang lagi,” akhirnya.

Sebelumnya, aksi penusukan antar pelajar itu dilakukan oleh pelaku berinisial ARR (15) kepada korban berinisial MRN (15) yang merupakan teman di sekolahnya sesama kelas 10.

Pelaku berdalih melakukan perbuatan melawan hukum itu, lantaran tak terima tokoh anime kesukaannya dihina, hingga ia nekad menusuk teman satu sekolahnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian lengan lengan dan perut kanan bagian sebanyak dua kali.

Saat ini kondisi korban sudah mulai siuman usai menjalani operasi, namun kondisinya masih belum stabil.

Sementara orang tua korban membantah keras dugaan bullying seperti yang dituduhkan pelaku kepada korban.

Bahkan orang tua korban berani membuktikan bantahan dugaan tersebut melalui percakapan di pesan WhatsApp anaknya dengan pelaku yang selama ini tidak ada unsur pembullyan.

Pasca peristiwa itu, orangtua korban didampingi kuasa hukum langsung melaporkan ke pihak kepolisian untuk di proses secara hukum.

Hamdiah/ may
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 105 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin