terasbanua.my.id, Barabai – Memasuki hari kedua, Bazar Wirausaha Muda Hulu Sungai Tengah (HST) masih berlangsung meriah di halaman Gedung Murakata Barabai.
Sedikitnya, 12 bidang usaha yang dipamerkan dalam bazar para peserta yang sebelumnya mendapatkan pelatihan. Di antaranya produk kreasi, kuliner, otomotif, fashion, kecantikan, tour & travel, peternakan sampai teknologi.
Mengusung konsep ‘Summer Day’, dengan panggung terbuka dan outdoor space ditambah deretan jajanan dari pelaku UMKM dengan aneka jajanan menambah ‘wah’ bazar.
Selain itu juga ada hiburan dari grup band, penampilan tradisional hingga penyanyi go nasional asal HST, Syahriadi.
Tak heran, bazar terusan dari pelatihan dan kompetisi yang diikuti 30 peserta wirausaha muda itu disambut antusias masyarakat. Terbukti dari banyaknya pengunjung yang berdatangan sejak sore hingga malam, Rabu (23/8/2023).
Menariknya, bazar kali ini beda dengan bazar pada umumnya. Tidak hanya menampilkan atau mewadahi pelaku usaha, tapi ada hasil pemikiran sekelompok wirausaha muda.
EO Notice Organizer, Rubi Salim menyebut bazar hasil dari pelatihan selama 3 hari sebelumnya. Tentang hasil pelatihan bagaimana mengonsep, menghasilkan ide hingga menghasilkan ‘goals’.
Pesan selama pelatihan tersampaikan hingga bisa diwujudkan. Dituntut untuk berkolaborasi dan berinovasi.
“Konsep lebih ditekankan dengan ide-ide di bidang sektor (rencana bisnis dan bisnis berjalan-red) masing-masing,” kata Rubi
Rubi menerangkan, sebelum bazar, 30 peserta wirausaha muda diberi pelatihan. Bukan sekedar bimbingan teknis biasa, tetapi bagaimana membuat pergerakan merangkul wirausaha.
Bahkan, konsep pelatihan hingga menuju bazar melibatkan ahlinya. Seperti di bidang ekonomi kreatif (Ekraf) hingga ahli psikologi.
Dari pelatihan hingga bazar, Rubi menekankan dapat mengembangkan potensi peserta wirausaha. Sehingga bisa menarik kalangan wirausaha muda lainnya di HST.
Tidak hanya bagi yang memiliki usaha, tetapi juga mereka yang berminat punya usaha. Sehingga kaula muda itu bisa menggerakkan ekonomi di daerah.
“Jangka panjangnya, ada semacam tempat, ekosistem wirausaha. Semula produk usaha tidak ada apa-apanya, keluar menjadi produk jadi,” tutup Rubi.
Pelatihan hingga Even Bazar Wirausah Muda itu mendapat dukungan dari Gekrafs Kalsel.
Ketua GEKRAFS Kalsel, Andi Fitri yang menjadi pemateri pada pelatihan siap mendukung kemajuan Ekraf di HST. Salah satunya akan segera membentuk DPC GEKRAFS di HST.
“GEKRAFS DPW kalsel siap mendukung pemajuaan dan pengembangan Ekraf,” jelas Andi.
Dia pun berharap, hasil dari pelatihan dan bazar nanti, peserta berhasil menciptakan platform yang inspiratif. Terutama dalam mengembangkan keterampilan wirausaha mereka.
“Acara ini berpotensi memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kreativitas di HST,” tutup Andi.
Perlu diketahui, pelatihan dan bazar itu difasilitasi Pemkab melalui Disporapar HST dengan melibatkan Notice Organizer, asli Barabai. Acara juga didukung Disdag dan Disdik HST.
Reporter: HN Lazuardi/ rie






