Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 17 Mei 2023 19:01 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Berada Diurutan Ke 5 se-Kalsel, Penanganan Kasus Diabetes Jadi Atensi Dinkes Banjarmasin


 Berada Diurutan Ke 5 se-Kalsel, Penanganan Kasus Diabetes Jadi Atensi Dinkes Banjarmasin Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Kota Banjarmasin masuk dalam peringkat ke lima penyakit Diabetes Melitus di Kalimantan Selatan (Kalsel) berdasarkan data tahun 2022 lalu.

Melihat hal itu, upaya menekan angka kasus penyakit diabetes menjadi atensi serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin.

Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadan mengatakan diabetes bukan penyakit yang menular. Namun pengaruh dari gaya hidup seseorang.

“Pola makan tidak sehat,kurang olahraga, gaya hidup yang memicu seseorang menderita diabetes,” ucap Madan sapaan akrabnya, Rabu (17/5/2023).

Guna menanggulangi penyakit diabetes itu, menurut Madan perlunya menjaga pola makan yang baik dan tidak berlebihan khususnya pada makanan yang menyebabkan diabetes seperti makanan yang manis-manis.

Apalagi saat ini banyak sekali jajanan manis yang dijual dan serba instan. Tak heran penderita penyakit diabetes sekarang ini banyak di usia anak-anak muda. Beda dengan dulunya, penderita diabetes banyak usia di 50 tahun ke atas.

“Ya harus dijaga pola makannya dan jangan malas bergerak agar kalori terbakar,” pesannya.

Untuk menekan kasus diabetes di kota berjuluk Seribu Sungai, pihaknya akan lebih masif lagi mensosialisasikan pentingnya menjaga asupan gizi yang masuk ke tubuh di tengah masyarakat.

Penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah itu dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal, jantung, mata, dan sistem saraf.

Maka dari itu, diabetes yang tidak ditangani dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, kebutaan, dan kerusakan saraf di kaki.

Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 57 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

DPRD Banjarmasin Sepakati APBD Perubahan 2026, Pembahasan APBD 2027 Mulai Berguli

15 September 2026 - 16:01 WITA

Lensa Foto Kegiatan DPRD Kota Banjarmasin Edisi Bulan September 2026

15 September 2026 - 15:57 WITA

Demokrat Kalsel Kirim Puluhan Utusan ke Puncak HUT ke-25 di GBK, Rully Rozano: Pesan AHY Jadi Energi Kader

10 September 2026 - 15:07 WITA

Pemko Banjarmasin Menggelar Salat Minta Hujan

31 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Perda Nomor 3 Tahun 2026 disahkan, Pemko Banjarmasin Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis Pembangunan

25 Agustus 2026 - 12:27 WITA

Trending di Banjarmasin