Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 12 Jan 2026 10:39 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Bangun Sinergi Lintas Daerah, Yamin Usul Bangun Embung Bersama untuk “Sambut” Air Kiriman


 Bangun Sinergi Lintas Daerah, Yamin Usul Bangun Embung Bersama untuk “Sambut” Air Kiriman Perbesar

terasbanuaa.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat dalam menangani banjir dan normalisasi Sungai Martapura. Ia menilai, Banjarmasin tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan penuh dari wilayah hulu dan koordinasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Yamin secara khusus mengharapkan atensi dari Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin sebagai koordinator kepala daerah di 13 kabupaten/kota.​Wali Kota menekankan bahwa penyelesaian masalah sungai bukan hanya soal teknis di lapangan, tetapi juga soal kesepakatan penganggaran bersama.

Ia mengusulkan adanya langkah konkret seperti pengerukan sungai hingga pembangunan ruang retensi air yang terintegrasi.

“Kita berharap karena semua ini pastinya kerjasama, baik dari daerah, kabupaten, kota, baik daripada provinsi sendiri, dan terakhir adalah pusat atau balai. Ini harus bersinergi dan bekerjasama baik dalam hal penganggaran juga ya, untuk melakukan pengerukan Sungai Martapura atau membuat ruang retensi dan embung bersama-sama,” ujar Yamin, Senin (12/01/2026) di Balai Kota.

Menariknya, orang nomor satu di Kota Seribu Sungai itu membawa pendekatan filosofis dalam melihat fenomena peningkatan debit air sungai. Baginya, air bukanlah musuh yang harus dilawan, melainkan “tamu” yang harus disambut dengan penyediaan ruang yang layak agar tidak meluap ke permukiman warga.

​”Tamu datang ini kita harus siapkan tempatnya, karena kita tidak bisa melawan alam. Kita tidak bisa memusuhi air atau banyu, itu harus kita jadikan kawan dan sahabat. Kita terima mereka datang, kita siapkan tempatnya, yang penting dia tidak keluar ke yang lain,” jelasnya.

​Yamin berharap, melalui media dapat menjadi jembatan agar pesan kolaborasi ini sampai ke tingkat provinsi. Ia memandang peran gubernur sangat krusial dalam menyatukan visi para Bupati dan Wali Kota di Kalimantan Selatan guna menciptakan solusi jangka panjang bagi masalah sungai dan banjir.​”Melalui media ini bisa menjadi atensi.

Menjadi atensi kepada khususnya mungkin Pak Gubernur lah ya. Beliau adalah sebagai koordinator daripada 13 kabupaten/kota,” pungkasnya.

​Dengan adanya ruang retensi dan embung yang memadai, diharapkan siklus air di Kalimantan Selatan, khususnya yang mengalir ke Banjarmasin, dapat terkendali dengan baik tanpa merugikan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

TIM LIPUTAN

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin