terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menggelar bursa kerja atau job fair di Siring Menara Pandang, Selasa, (25/7/2023).
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskopumper) Kota Banjarmasin, Isa Anshari menuturkan kegiatan job fair itu merupakan salah satu upaya menekan angka pengangguran.
“Kita optimis dengan melihat antusias pelamar dikegiatan ini angka pengangguran bisa menurun dan persoalanan tenaga kerja bisa teratasi,” ucap Isa di sela-sela job fair.
Hingga tak heran, kegiatan job fair sudah menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan Pemko Banjarmasin pada saat kelulusan sekolah maupun kuliah.
Dibeberkan Isa, angka pengangguran di Kota Banjarmasin terbilang paling tinggi di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Berdasarkan dari data tahun 2022 lalu angka pengangguran sempat berada kisaran di angka 7 persen.
“Namun seiring waktu dan perkembangan, angka pengangguran menurun menjadi 6,96 persen dan kita targetkan tahun ini bisa turun lagi hingga 6,2 persen melalui kegiatan seperti ini,” tuturnya.
Meskipun angka target itu masih tinggi lanjutnya, namun menurutnya ada penurunan yang terjadi sudah cukup melegakan dalam upaya menekan angka pengangguran.
“Ini salah satu upaya yang kita usahakan bisa menurunkan angka pengangguran,” ujarnya.

Ia berharap warga bisa memanfaatkan kesempatan job fair dengan sebaik-baiknya. Mengingat ada sebanyak 34 perusahaan yang membuka lowongan untuk pencari kerja.
“Kita harapkan sebanyak-banyak pelamar dari 7 persen itu. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan terus tidak harus setahun sekali,” katanya.
Dalam hal itu, tentunya pihaknya terus mensosialisasikan jika adanya pelaksanaan job fair kepada masyarakat luas.
Selain job fair, ada upaya lain yang selama ini telah dilakukan pihaknya. Diantaranya memberikan pelantihan-pelatihan bagi mereka yang ingin berwirausaha.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pelatihan dan Penempatan Kerja, Sri Rusnani menambahkan pelaksanaan job fair selama ini mampu menyerap pencari kerja dan berdampak pengurangan angka pengangguran.
“Di tahun lalu aja kita buka job fair ada kurang lebih seribu lowongan. Alhamdulilah banyak terserap sesuai kualifikasi dari perusahaan,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya angka pengangguran karena memang kota berjuluk Seribu Sungai itu merupakan kota besar yang ada di Kalsel.
Selain banyak warga Kota Banjarmasin sendiri, tapi juga banyak warga daerah lain memperuntukkan nasibnya di perdagangan tersebut.
“Ada yang setelah selesai kuliah tapi tidak mau pulang jadi tinggal di sini dan mencari kerja di sini akhirnya,” pungkasnya.
Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah






