terasbanua.my.id, Barabai – Mendekati pemungutan suara Pemilu serentak 2024, Bawaslu Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Bimbinan Teknis (Bimtek) Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan.
Total ada 33 pengawas dan 11 kepala sekretariat tingkat kecamatan di HST dibekali pengetahuan perundang-undangan dan peraturan pengawasan pemilu.
Sesuai tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilu 2024 sesuai PKPU Nomor 3 Tahun 2022, masa kampanye sejak November 2023 akan memasuki masa tenang per 11 Februari 2024. Pada 14 Februari, pemungutan suara akan dilaksanakan.
“Jadi kami tidak hanya fokus pada pengawasn masa kampanye saja. Tetapi juga terkait APK (Alat Peraga Kampanye), DPT (Daftar Pemilih Tetap), termasuk pengawasan rapat-rapat umum parpol, serta netralitas ASN dan TNI-Polri sampai pada perhitungan suara dan rekapitulasi,” kata Ketua Bawaslu HST, Nurul Huda usai bimbingan teknis, Selasa (23/1/2024).
Oleh karena itu, kata Huda, Bimtek itu ditujukan sebagai penguatan kelembagaan sumber daya manusia (SDM) di dalamya. Agar pada perhelatan akbar 2024, pengawas pemilu melaksanakan tugas dan kewajibannya.
Mereka, kata Huda nantinya dapat men-‘suport’ PKD dan PTPS yang berjumlah 898 orang. Sehingga mampu mengawasi jalannya pesta demokrasi secara cermat dan maksimal.
Dengan Bimtek Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan, Huda berharap Panwas dan Kasek di kecamatan lebih memahami tugas di lapangan dengan mempedomani peraturan perundang-undangan.
“Tugas sebagai pengawas pemilu ke depannya akan makin berat. Semoga dengan pembinaan dan penguatan kelembagan, pengawasan lebih maksimal,” tutup Huda.
Untuk diketahui, Bawaslu menghadirkan 2 nara sumber ahlu pada Bimtek Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan itu. Satu demisioner Bawaslu Hulu Sungai Utara dan Dosen dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.
Bimtek digelar selama 2 hari di Hotel Darul Istiqamah Barabai. Terhitung dari 23-24 Januari 2024.
Reporter: HN Lazuardi






