terasbanua.co.id, Barabai – Hingga Minggu kedua Januari 2024, Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Damanhuri Barabai mengalami lonjakan.
Tercatat sudah 133 orang yang dirawat di rumah sakit.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah H Damanhuri Barabai atau RSHD, Dokter Nanda Sujud Andi Yudha Utama merincikan pasien di ruang anak ada 106 orang, ruang dewasa 19 orang dan 8 orang di ruang intensif.
“Dari 133 orang yang dirawat di RSHD Barabai, 115 orang diantaranya merupakan warga HST, sedangkan sisanya rujukan dari Banua Anam. Juga ada dari provinsi tetangga, yakni Kalimantan Tengah (Kalteng),” kata dokter spesialis bedah itu, Kamis (18/1/2024).
Pasien DBD yang tercatat sejak awal Januari 2024, terang Nanda mengalami peningkatan. Dibandingkan pada akhir 2023 lalu yakni, November 50 orang dan Desember 84 orang.
Kata Nanda, pihaknya telah melakukan mobilisasi kepada tenaga perawat untuk mengantisipasi lonjakan pasien DBD di ruangan anak.
“Kami juga sudah menyiapkan beberapa ruangan cadangan sebagai langkah antisipasi, sehingga pasien DBD dapat dirawat dengan baik,” aku Nanda.
Untuk Bumi Murakata, meminjam data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) HST, per 1-17 Januari 2024 kasus DBD, dari 11 kecamatan se HST, Kasus terbanyak berada di Kecamatan Barabai dengan total 43 kasus.
Angka itu disusul Pandawan dengan 18 kasus, Batu Benawa 16 kasus, Labuan Amas Selatan (LAS) 15 kasus, Batang Alai Selatan (BAS) 7 kasus, Kecamatan Limpasu ada 6 kasus, Labuan Amas Utara (LAU) 5 kasus, Haruyan 2 kasus, Batang Alai Utara (BAU) 1 kasus, Batang Alai Timur (BAT) satu kasus dan 1 kasus di Hantakan.
Reporter: HN Lazuardi






