Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 10 Nov 2023 14:56 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Bawang Merah dan Cabai Tiung Jadi Dua Komoditi Kini Harganya Meroket


 Bawang Merah dan Cabai Tiung Jadi Dua Komoditi Kini Harganya Meroket Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Bawang merah jadi salah satu komoditi yang melonjak naik harganya dalam seminggu terakhir belakangan.

Helda salah satu pedagang bawang di Pasar Sentral Antasari, Kecamatan Banjarmasin Tengah mengaku kenaikan terjadi secara bertahap.

“Awalnya harganya Rp. 15 per kilogram dan naik hingga di harga Rp. 35 per kilogram nya,” ucap Helda, Jumat (10/11/2023).

Menurutnya penyebab kenaikan harga bawang cukup drastis itu terjadi karena memang mendekati Natal dan Tahun Baru.

“Kondisi kemarau juga mungkin jadi salah satu penyebabnya,” ujarnya.

Kenaikan itu lanjutnya, membuat para pedagang tidak berani membeli dalam jumlah yang banyak untuk dijual kembali.

Ia memperkirakan kemungkinan harga komoditi wajib di dapur itu akan terus mengalami kenaikan hingga beberapa hari ke depan.

Tidak hanya terjadi pada bawang merah saja, cabai tiung juga mengalami kenaikan yang mana harganya sudah mencapai Rp. 60 ribu hingga Rp. 70 ribu per kilogram.

“Mengalami kenaikan sampai Rp. 10 ribu per kilogram nya,” ungkap Putri salah satu pedagang cabai.
Untuk harga normal cabai tiung awalnya hanya dikisaran Rp. 45 ribu hingga Rp. 50 ribu per kilogram.

Kenaikan harga sendiri lanjut Putri, sudah terjadi sekitar sebulan lalu. Namun penjualan cabai tiung tidak pernah sepi pembeli.

“Paling banyak di cari tiung kecil dan besar. Kenaikan sudah di sana meski barangnya ada,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar tak memungkiri bahwa ada sejumlah kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan seperti bawang merah dan cabai.

Namun memang dari pantauan langsung ke lapangan, tidak semua komoditi mengalami lonjakan harga.

“Bahkan cabai ada yang naik sampai Rp. 40 ribu naiknya, yang mana normalnya hanya Rp.70 ribu sekarang jadi Rp. 120 ribu per kilogram nya,” paparnya.

Selain itu, Tezar mengungkapkan komoditi gula pasir saat ini mengalami penipisan stok dan jumlahnya agak berkurang di pasaran.

Untuk itu, ia menghimbau masyarakat untuk lebih berhemat pada kebutuhan pokok tertentu yang memang kondisinya menipis.

Di samping itu, ia membeberkan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin akan melakukan kerja sama dengan Kabupaten Brebes untuk komoditi bawang.

“Insya Allah kalau tidak ada halangan di bulan ini kita akan agendakan untuk penandatangan Mou dengan Brebes,” pungkasnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Kembalikan Ekosistem TPA Basirih, 2.500 Bibit Pohon Ditanam

30 Juni 2026 - 14:18 WITA

Kota Banjarmasin Rebut Juara Umum MTQ Nasional XXXVIII Kalsel 2026

26 Juni 2026 - 14:21 WITA

Sekdako Banjarmasin Sidak Displin di SKPD

22 Juni 2026 - 14:25 WITA

SiLPA 2025 Tinggi, Sekda Banjarmasin Perketat Pengawasan Evaluasi Kinerja SKPD

18 Juni 2026 - 14:28 WITA

Kesbangpol dan FKUB Banjarmasin Sosialisasikan Perda Toleransi Beragama

17 Juni 2026 - 14:34 WITA

APBD Banjarmasin TA 2025 Catat SiLPA Rp538 Miliar, Wali Kota Evaluasi Total SKPD dan Soroti Proyek Mandek

15 Juni 2026 - 14:40 WITA

Trending di Banjarmasin