Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Hulu Sungai Tengah · 29 Okt 2023 11:52 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Sukses Tarik Perhatian, Gema Meratus SMPN 30 SATAP HST Diharap Jadi Momen Tahunan


 Sukses Tarik Perhatian, Gema Meratus SMPN 30 SATAP HST Diharap Jadi Momen Tahunan Perbesar

terasbanua.my.id, Barabai – Gema Meratus yang digarap SMPN 30 Satu Atap (Satap) Hulu Sungai Tengah (HST) nampaknya sukses menarik perhatian.

Pasalnya, agenda Festival Bahasa dan Budaya Banjar bertema Gema Meratus yang semula ditujukan hanya untuk tingkat SMP di 4 kecamatan jadi meluas.

Cakupannya menjadi se HST, bahkan mencakup tingkat menengah ke atas atau SMA sederajat.

Total ada 180 lebih peserta dari 12 SMP sederajat dan 11 SMA sederajat. Sementara lombanya ada 5 kategori.
Semua kategori  mengangkat bahasa dan kebudayaan Banjar. Mulai dari stand-up comedy, baca puisi, menyanyi, membuat miniatur balai atau rumah adat dan tari kreasi.

Kepala Sekloah SMPN 30 Satap HST, H Majidi Rahmi menyebut para peserta atau siswa yang berpartisipas bahkan ada dari kecamatan Haruyan, Labuan Amas Utara dan Barabai.

Selama 3 hari atau sejak 23-25 November tadi, penampilan para peserta didik memukau para undangan maupun tamu Gema Meratus.

“Tujuan utama kami sebagai penyelenggara yakni, melestarikan bahas dan budaya Banjar. Sehingga menumbuhkan kecintaan terhadap identitas budaya daerah bagi siswa,” kata Majidi, Sabtu (28/10/2023).

Ketua Pelaksana Gema Meratus, M Noor Hasnan menambahkan dengan adanya festival itu, pesert didik di HST dapat dan ikut terlibat melestarikan bahasa dan Budaya Banjar.

“Budaya dan bahasa kita lestari dan bakat anak-anak ikut terus terasah,” kata guru di SMPN 30 Satap HST itu.

Hasnan berharap Gema Meratus yang dibalut Festival Bahasa dan Budaya Banjar itu menjadi pelopor di HST. Bisa diaplikasikan di dalam pendidikan pada momen-momen lainnya.

“Semoga yang lain bisa berpartisipasi menggarap hal yang sama. Dan hal itu bisa menjadi momen tahunan atau agenda tahunan,” harap Hasnan.

Terlaksananya Gema Meratus berangkat dari ide para guru di sehunjuran Meratus Batang Alai Timur (BAT), khususnya guru di SMPN 30 HST. Mereka khawatir bahasa dan budaya Banjar yang terus terkikis dan berjalan lambat dari lainnya.

Sehingga para guru dan pihak sekolah berinisiatif menggelar festival. Mewadahi kegiatan untuk mengukur dan meningkatkan peserta didik terhadap bahasa dan budayanya sebagai identitas suatu bangsa.

“Cakupan yang lebih luas lagi, membudayakan literasi dan numerasi kepada siswa pentingnya pelestarian budaya dan bahasa Banjar,” tutup Hasnan.

Reporter: HN Lazuardi

Artikel ini telah dibaca 59 kali

Baca Lainnya

Ke RSHD Barabai, Ombudsman Tegas Soal Pelayanan Publik

4 September 2025 - 20:06 WITA

RSHD Barabai Kembali Gandeng Kejaksaan HST

7 Agustus 2025 - 17:06 WITA

RSHD Berikan Dukungan Medis ke Rutan Barabai

6 Agustus 2025 - 16:59 WITA

RSHD Barabai Gelar Pelatihan Emergency

14 Juli 2025 - 16:53 WITA

Komisi I DPRD HST Sidak ke RSHD Barabai

12 Juni 2025 - 16:46 WITA

RSHD Barabai Gandeng Lazismu HST Kelola ZIS, Simak Manfaatnya!

16 Mei 2025 - 16:39 WITA

Trending di Hulu Sungai Tengah