terasbanua.my.id, Barabai – Pasca-menerima beberapa penghargaan dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI tentang implementasi Merdeka Belajar, eksistensi Dinas Pendidikan Hulu Sungai Tengah (Disdik HST) melejit.
Disdik HST punya bermacam inovasi dan program unggulan yang mendukung kualitas pendidikan di Bumi Murakata. Belakangan, program dari Disdik HST itu dilirik Disdik Dharmasraya dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Disdik Dharmasraya tertarik dengan salah satu programnya, yakni, Cambridge English Qualification.
Sudah 2 tahun Disdik HST menjalankan program itu. Sekarang, guru yang mengajar Bahasa Inggris atau yang diklat tinggal dievaluasi dan diberi metodologi oleh Briton English Education.
“Program itu bernilai sekali. Mudah-mudahan bisa kami aplikasikan di kabupaten kami,” kata Kepala Disdik Dharmasraya saat studi banding di HST, Robby P Reza, Kamis (12/10/2023) tadi.
Cambridge English Qualification, kata Roby akan diadopsinya di Dharmasraya. Sebabnya, saat ini di dunia tak ada sekat, kecuali komunikasi.
Oleh karena itu, dengan pembelajaran Bahasa Inggris bisa meruntuhkan sekat tersebut.
Cambridge juga, tambah Robby ditujukn agar pembelajaran Bahasa Inggris lebih menarik. Sehingga anak-anak di sana bisa menikmati pembelajaran seperti di HST.
“HST sangat detail dan terstruktur melaksanakan Merdeka Belajar. Sehingga ini akan menjadi bahan evaluasi kami. Mudah-mudahan ini bisa kami terobos dan adopsi. Keren sekali!,” terang Robby.
Ke depan, Robby berharap kerja sama antar kabupaten HST dengan Dharmasraya bisa dituangkan dalam bentuk naskah perjanjian.
“Mudah-mudahan bisa terwujud dengan kabupaten tempat saya menjadi inisiatif ini,” tutup Robby.
Kepala Disdik HST, HM Anhar menyambut baik kedatangan rombongan Disdik Dharmasraya itu. Anhar mengaku bersedia berbagi praktik.
Bahkan Anhar tak mengapa atau merasa takut jika program-program Disdik HST diadopsi atau pun ditiru oleh kabupaten-kabupaten lainnya.
“Kami bagi sepenuhnya,” tegas Anhar.
Bagi Anhar, selama itu untuk kebaikan dia siap berbagi praktik. Sesuai dengan slogan di Kemendikbud yang sudah lama digaungakan. Praktik baik menjadi kolaborasi kita,” tutup Anhar.
Reporter: HN Lazuardi






