terasbanua.my.id, Banjarmasin – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin berencana akan menata ulang data warga miskin yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang saat ini dikantongi.
Bukan tanpa alasan, menurut Kepala Dinsos Kota Banjarmasin, Dolly Syahbana saat ini banyak warga miskin yang statusnya sudah membaik seiring pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.
“Saat pandemi kan banyak yang hancur karena di PHK dan lainnya. Sekarang sudah bekerja dan perekonomiannya membaik, makanya itu yang harus kita data ulang,” ucap Dolly kepada terasbanua.my.id, Sabtu (14/10/2023).
Selain itu, petugas dari Dinsos Banjarmasin akan langsung turun ke lapangan untuk memverifikasi data dari warga miskin bersangkutan.
Tak dipungkirinya, meski ekonomi sudah pulih saat ini. Namun data laporan warga miskin yang masuk terus bertambah.
“Ya laporan mengaku miskin bertambah terus, makanya perlu dilakukan penataan ulang data yang ada,” ungkapnya.
Di samping itu, diakuinya mengklasifikasi dari DTKS langsung dilakukan oleh Kementrian Sosial (Kemensos).
“Jadi lumayan susah, tapi kita setiap hari terus sampaikan bahwa data ini sudah yang tidak layak dan itu menunggu dari sana karena mereka yang memiliki wewenang menghapus datanya di DTKS,” tuturnya.
Adapun warga miskin yang masuk daftar di DTKS tercatat ada sebanyak 74 Kepala Keluarga (KK) dari data terakhir Desember 2022 lalu.
Sementara itu, warga miskin yang memerlukan bantuan BPJS Kesehatan itu mencapai 3 ribu lebih jiwa dan masih dalam daftar antrian penerima.
“Antrian paling banyak di BPJS,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






