terasbanua.my.id, Banjarmasin – SDN Mawar 2 Banjarmasin nampaknya sudah kembali melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Senin (9/10/2023).
Dimana sebelumnya, seluruh sekolah di Banjarmasin diinstruksikan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring di rumah. Melihat kondisi polusi udara buruk akibat kabut asap yang terjadi belakangan ini.
Kepala SDN Mawar 2 Banjarmasin, Ros Santriani Normala mengatakan pelaksanaan PTM kembali dilaksanakan dikarenakan memang belum adanya pembaharuan Surat Edaran (SE) mengenai pemberlakuan PJJ beberapa waktu lalu.
“Dimana dalam surat edaran itu pelaksanaan PJJ sampai tanggal 7 kemarin saja. Jadi kami masih menunggu info selanjutnya dan kembali melaksanakan tatap muka,” ucap Ros Santriani Normala saat ditemui terasbanua.my.id di ruang guru, Senin (9/10/2023).
Meski kembali melaksanakan PTM di sekolah. Namun durasi waktu pembelajaran dipangkas, mengingat kondisi saat ini Banjarmasin masih diselimuti kabut asap.
Pemangkasan waktu pembelajaran di sekolah sendiri berdasarkan pertimbangan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan stakeholder terkait yang telah melakukan rapat.
“Sekolah dihimbau mempersingkat pembelajaran di sekolah agar tidak berlama-lama. Jadi siswa tidak akan terindikasi kena penyakit ISPA,” katanya.
Untuk jam masuk sekolah bagi siswa saat ini menjadi pukul 08.00 pagi dan pulang sekolah pukul 12.00 siang.
Dimana sebelumnya, masuk sekolah 07.30 dan pulang sekolah pukul 01.00 siang atau setelah waktu shalat zuhur.
Selain itu, para siswa dihimbau selalu menggunakan masker saat pergi ke sekolah untuk mengurangi paparan langsung dari dampak kabut asap.
Kalaupun ada siswa yang tidak menggunakan masker, pihak sekolah telah menyediakan masker yang dibagikan oleh Disdik Banjarmasin sebelumnya.
“Kebanyakan siswa kami sudah menggunakan masker karena sadar akan bahaya dari kabut asap itu sendiri bagi tubuh mereka,” jelasnya.
Tidaknya hanya itu, beberapa aktivitas di luar ruangan seperti upacara sekolah, jam pembelajaran olahraga di lapangan ditiadakan sementara karena melihat kondisi udara saat ini masih belum kondusif.
“Jadi sementara ditiadakan dan kami minta siswa untuk tidak berlama-lama di luar ruangan,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






