Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 26 Sep 2023 20:29 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Udara Banjarmasin Tidak Sehat, Warga Diimbau Gunakan Masker


 Udara Banjarmasin Tidak Sehat, Warga Diimbau Gunakan Masker Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Kualitas udara di Kota Banjarmasin belakangan ini buruk dan tidak sehat untuk dihirup.

Pemicunya tak lain karena polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang marak terjadi di Kalimatan Selatan (Kalsel) yang mana Banjarmasin cukup terdampak.

Untuk itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menghimbau warga untuk menggunakan masker. Apalagi sudah terasa sesak nafas akibat udara buruk saat ini.

Mengingat kebakaran lahan cukup besar di sekeliling di Kota Banjarmasin menyebabkan udara tidak sehat dan polusi udara sangat tinggi.

“Makanya kami himbau menggunakan masker terutama anak-anak yang pergi ke sekolah,” ucap Ibnu.

Penggunaan masker sendiri memang sudah terbiasa sejak virus Covid-19 melanda beberapa tahun lalu. Hingga tak masalah untuk diterapkan lagi.

Di samping itu, menurutnya perlu dibentuk kesiapsiagaan untuk mencegah kebakaran terutama yang terjadi di sekitar Kota Banjarmasin.

“Jadi kalau misalnya relawan kebakaran membantu memadamkan api di kawasan dekat bandara dan seputaran Handil Bakti sangat kita anjurkan karena secara tidak langsung berdampak bagi kita juga,” akhirnya.

Secara terpisah, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin Wahyu Hadi Cahyono menuturkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menunjukkan indikator Particulate Matter (PM) 2,5, pada Senin (25/09/2023).

Particulate Matter (PM2.5) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2.5 µm (mikrometer). Pengukuran konsentrasi PM2.5 menggunakan metode penyinaran sinar Beta (Beta Attenuation Monitoring) dengan satuan mikrogram per meter kubik (µm/m3).

Hal itu menjadikan kualitas udara Banjarmasin masuk dalam kategori tidak sehat. Hasil pemantauan tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, menyebutkan polutan berjenis Particulate Matter (PM) 2.5, yaitu partikel berukuran 2,5 mikron atau kurang.

“Ini sangat tidak baik bagi kesehatan. Kami mengimbau warga untuk tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan. Kalau pun ingin berpergian keluar rumah gunakan selalu masker sebagai pelindung diri dari polusi udara tidak sehat,” kata Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin Wahyu Hadi Cahyono, kepada awak media, di Banjarmasin, Senin (25/9/2023) kemarin.

Lebih lanjut, menurut Wahyu Hadi Cahyono ukurannya yang kecil dapat membuat partikel PM 2,5 masuk sangat jauh ke paru-paru hingga aliran darah yang berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan bahkan komplikasi kesehatan yang lebih serius.

“Jika mengacu data dan pemicunya, salah satunya adalah dampak langsung dari kebakaran hutan dan lahan, terutama kiriman tetangga terdekat.Karena bisa saja kelalatu (serpihan bekas benda terbakar) terbang ditiup angin singgah ke kota kita,” sambungnya.

Oyon sapaan akrab Wahyu Hadi Cahyono, memberikan tips agar terhindar dari polutan di Banjarmasin. Pertama adalah tetap , membiasakan diri menggunakan masker di ruang terbuka dan selanjutnya menggunakan air purifier atau penjernih udara.

“Yang terpenting adalah menutup jendela agar udara kotor tidak mudah masuk. Terakhir pastikan terus terus melakukan pemantauan kualitas udara, melalui informasi yang disampaikan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin,” tutupnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin