Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 7 Sep 2023 15:45 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Perdana Menggunakan Baju Adat Banjar, ASN Pemko Banjarmasin Mengaku Antusias


 Perdana Menggunakan Baju Adat Banjar, ASN Pemko Banjarmasin Mengaku Antusias Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin nampak mulai menggunakan pakaian adat adat Banjar, Kamis (7/9/2023).

Untuk perempuan menggunakan baju kurung dengan bawahan rok kain sasirangan. Sedangkan laki-laki menggunakan laung banjar dan memakai sarung motif kain sasirangan di bagian pinggang.

Salah satu ASN Pemko Banjarmasin, Husin Lutfie mengaku sangat antusias dan mendukung adanya anjuran penggunaan baju adat banjar oleh para ASN dalam menyambut peringatan Hari Jadi (Harjad) Kota Banjarmasin ke 497 tahun.

“Secara tidak langsung menggunakan baju adat banjar ini mengangkat budaya kita sendiri” ucap Husin kepada terasbanua.my.id di Lobby Balai Kota, Kamis (7/9/2023).

Meski harus menggunakan atribut baru seperti laung di kepala dan sarung sasirangan pada pakaian saat bekerja, menurutnya tidak terlalu memberatkan.

Malahan ada rasa kebanggaan tersendiri menggunakan pakaian baju adat banjar setiap hari Kamis itu.

“Jadi sarana memperkenalkan budaya banjar itu sendiri kepada masyarakat yang tidak tahu. Terutama bagi tamu-tamu luar yang datang kesini,” kata Husin yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Banjarmasin.

Kalaupun nantinya penggunaan baju adat akan berkelanjutan tak jadi masalah. Menurutnya penggunaan baju adat merubah suasana baru saat bekerja.

“Membuat semangat bekerja karena biasanya hanya pakai baju PDH, Kopri dan tiba-tiba pakai adat menurut saya bagus sekali jadi ada suasana baru,” akhirnya.

Diketahui sebelumnya, keharusan penggunaan baju adat banjar setiap hari Kamis selama bulan September tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Banjarmasin dalam rangka menyemarakkan Harjad Kota Banjarmasin ke 497 tahun.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 142 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin