terasbanua.my.id, Banjarmasin – Desa Wisata Kuin Utara berhasil meraih penghargaan Juara Harapan I Kategori Desa Wisata Maju dalam penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan, Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Fitriah mengatakan pencapaian tersebut sudah cukup luar biasa.
Mengingat Desa Kuin Utara telah berhasil masuk 75 besar dan mengalahkan ribuan desa wisata lain se-Indonesia dalam ajang penilaian ADWI tahun ini mewakili Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Alhamdulillah capaian yang di dapat tahun ini lebih meningkatkan dari tahun sebelumnya untuk prestasi yang diraih,” ucap Fitriah saat dihubungi melalui sambungan telpon, Jumat (1/9/2023).
Tentunya dari pencapaian yang membanggakan itu kedepannya bisa terus dipertahankan atau bahkan bisa lebih meningkat lagi.
Apalagi di tahun 2024 mendatang, akan banyak desa wisata di Indonesia yang akan mengikuti ajang nasional tersebut.
“Ditargetkan pak menteri di tahun yang akan datang akan ada enam ribu lebih peserta ADWI nantinya,” katanya.
Dampak positif yang dapat dirasakan usai mendapat penghargaan bergensi tersebut bagi Desa Wisata Kuin Utara diantaranya mendapat promosi ditingkat nasional dibantu oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.
Selain itu, adanya bantuan-bantuan dari Kemenparekraf untuk pengembangan pariwisata di Desa Wisata Kuin Utara, seperti Mesjid Sultan Suriansyah dan Makam Sultan Suriansyah.
“Jadi memang kalau sudah masuk ADWI memang sudah luar biasa secara tidak langsung meluas jaringan promosinya. Awalnya tidak tahu, jadi banyak yang tahu,” tuturnya.
Secara terpisah, Camat Banjarmasin Utara, Norrahmawati mengatakan sangat bangga atas pencapaian penghargaan yang diperoleh Desa Wisata Kuin Utara.
Tentunya hal itu menunjukkan semua fasilitas wisata yang ada sudah lengkap tinggal dan hanya tinggal membenahi saja lagi.
“Baik pengelolaan, fasilitas maupun kerjasama semua pihak,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pengelolaan wisata religi di wilayahnya akan di tangani oleh Unsur Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Disbudporapar Kota Banjarmasin.
Sementara untuk perkembangannya akan ada perluasan dan penataan di sekitar wisata religi di Makam Sultan Suriansyah khususnya.
“Untuk perluasan itu sudah pernah kita laksanakan pengecekan di lapangan bersama dinas dan instansi terkait,” tutupnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






