terasbanua.my.id, Banjarmasin – Sempat melonjak tinggi Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Banjarmasin awal tahun 2023 lalu. Kini trennya kian menurun.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan kasus DBD mengalami penurunan cukup signifikan tiap bulannya.
Tercatat sejak Januari hingga Juli lalu, ada sebanyak 69 kasus DBD dan 3 diantaranya dinyatakan meninggal dunia pada saat kasus melonjak.
“Meski bulan Mei kemarin sempat naik lagi kasusnya. Cuman di Juni hingga Juli turun,” ungkap Madan sapaan akrabnya kepada awak media baru-baru tadi.
Paling rentan lanjut Madan, virus dengue dari gigitan nyamuk Aedes Aegypti ke manusia itu menyerang anak-anak.
Untuk penanganannya sejauh ini, untuk tindakan fogging baru bisa dilakukan usai dilakukan penyelidikan etimologi dan benar dipastikan.
“Fogging itu cara terakhir,” ujarnya.
Sementara itu, dibeberkannya meski sudah memasuki musim kemarau. Namun nampaknya tak berpengaruh pada kasus DBD.
Dapat dilihat dari data kasus pada dua bulan terakhir yang tak mengalami kenaikan kasus DBD tersebut.
Meski ada himbauan dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) mengenai DBD yang rentan pada saat musim kemarau.
“Kalau dilihat data tidak ada dan tak berpengaruh. Mudah-mudahan Agustus turun atau paling tidak jangan terlalu banyak kasus” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






