terasbanua.my.id, Barabai – Dua gadis pembawa baki Paskibraka Hulu Sungai Tengah (HST) tampil memukau pada Upacara Peringatan HUT ke 78 RI di Lapangan Dwi Warna Barabai, Kamis (17/8/2023).
Keduanya yakni, Rizky Indah Syelvia (16) dan Salsabela Arzety Maulida (16). Mereka berdua sukses menarik perhatian khalayak.
Salsabela bertugas sebagai pembawa baki saat pengebaran. Sedangkan Rizky saat penurunan Sang Saka Merah Putih.
Rizky dan Salsabela menunjukkan prestasi dan dedikasi besar di lapangan usai menjalani latihan panjang. Keduanya reprentasi kesuksesan dalam mengebarkan Merah Putih.
Ya, menjadi petugas pembawa baki merupakan posisi yang diidam-idamkan setiap Paskibraka. Meskipun penuh tantangan dengan persiapan yang benar-benar matang.
Bagaimana tidak, posisi itu mempunyai tanggung jawab besar dalam pengibaran bendera. Jika salah dalam membawa bendera, bisa-bisa upacara gagal dilaksanakan.
Pelatih perlu seleksi ketat dalam memilih petugas penting dalam pengibaran Merah Putih. Dari 45 Paskibraka atau Pasukan Pengibar Bendera Pusaka HST, Rizky dan Salsabela lah yang terpilih sebagai pembawa baki.
Diamanati sebagai pembawa baki berisi Sang Saka Merah Putih, Rizky dan Salsabela mengaku bangga dengan hasil yang dicapai. Proses panjang yang keduanya jalani membuahkan hasil.
Baik Rizky maupun Salsabela sama-sama suka menggeluti kegiatan baris berbaris. Bahkan keduanya mengku, menjadi anggota Paskibraka sudah lama tertanam sejak kecil.
Puncaknya, 2022 lalu dia mulai ikut proses penjaringan Paskibra di HST.
“Tentunya ini sebuah kebanggaan. Kebanggan bagi diri sendiri maupun orang tua,” kata kedua gadis kelahiran 2007 itu.
Mereka mengaku, menjadi Paskibraka menjadikan diri lebih disiplin.
“Dari sini (Paskibraka) kami juga mendapat pengalaman dan bisa mendukung cita-cita kami,” ujar keduanya kompak.
Sekilas profil Salsabela dan Rizky yang bercita-cita menjadi Abdi Negara.

Salsabila dan Rizky membawa baki saat Upacara Peringatan HUT ke 78 RI di Lapangan Dwi Warna Barabai, Kamis (17/8/2023).
Salsabela, lahir di HST April 2007. Tinggal di Desa Banua Jingah. Masih duduk di kelas XI MAN 1 HST.
Dia anak tunggal dari pasangan M Salafuddin dan Fatimah M. Kedua orang tuanya ini seorang pedagang di Pasar Barabai.
Lulus sekolah, Salsabela berkeinginan menjadi Polwan.
Begitu pula dengan Rizky yang juga ingin menjadi Polwan. Gadis kelahiran HST Januari 2007 itu saat ini duduk di kelas XI MAN 4 HST.
Dia anak pertama dari 4 bersaudara. Dilahirkan dari pasangan Syaif Ilmi dan Fauziriani Setiawati.
Ibunya berprofesi sebagai Aparatur Desa. Sementara ayahnya seorang pedagang.
Untuk diketahui, Paskibraka atau Pasukan Pengibar Bendera Pusaka memiliki tugas yang sangat penting dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Mereka adalah representasi dari pemuda-pemudi Indonesia yang berdedikasi untuk mengibarkan bendera merah putih dengan khidmat dan penuh makna.
Reporter: HN Lazuardi/ rie






