terasbanua.my.id, Barabai – Pelaporan oknum guru tingkat sekolah dasar (SD) di Hulu Sungai Tengah (HST) atas dugaan pelecehan kepada siswinya, berbuntut panjang.
Terbaru, ada korban lain yang muncul pasca-salah satu orang tua siswi atau korban yang melapor ke Mapolres HST, Kamis (10/8/2023) lalu.
“Sudah ada tiga orang yang mengaku pernah dilecehkan oleh oknum guru tersebut,” kata salah satu guru di sekolah yang enggan namanya dimediakan, Selasa (15/8/2023).
Ditanyai soal kasus yang mencuat, oknum guru olahraga berinisial R yang diduga melecehkan siswanya itu, pihak sekolah pilih hemat bicara.
Yang pastinya, dugaan pelecehan tersebut dibenarkan. Bahkan nyaris 1 tahun berlalu.
“Benar (dugaan pelecehan-red) sudah 1 tahun yang lalu dan baru diproses sekarang,” ujarnya.
Semenjak isu itu mencuat, oknum guru olahraga dikabarkan tak pernah masuk mengajar.
“Memang benar,” timpal rekan guru sekolah tempat R mengajar.
Kasus ini jadi perbincangan di masyarakat terutama para guru di HST. Sebab dugaan pelecehan itu menimpa murid yang masih duduk di kelas 4 SD, pun demikian terduga pelaku yang tak lain gurunya sendiri.
Para guru di sekolah itu juga berharap kasus itu secepatnya ditangani dan ditindak-lanjuti pihak berwajib. Agar kasus itu tak berlarut-larut sehingga ada kepastian.
“Kami berharap pihak polres secepatnya bergerak menindak kasusnya. Jangan dibiarkan terlalu lama karena mengingat kasus ini berdampak besar pada anak-anak di sekolah,” tutup salah satu guru tadi.
Soal dugaan pelecahan itu, Kadisdik HST, HM Anhar sebelumnya, menyerahkan sepenuhnya kasus itu ke pihak berwajib. Hal itu dilakukan pasca-pemanggilan oknum guru itu untuk memeriksanya.
Hingga kini, belum jelas seperti apa bentuk pelecehan yang terjadi. Anhar pun tak menjelaskan secara gamblang seperti apa kejadiannya hingga disebut pelecehan.
“Sudah kami periksa ada di dalam berita acara. Yang bersangkutan tidak mengakui. Pengakuannya tidak sengaja,” terang Anhar.
Terpisah, Kapolres AKBP Jimmy Kurniawan melalui Kasubsi PIDM Humas Polres HST, Aipda M Husaini menyebut kasusnya sudah masuk dalam laporan polisi.
“Saat ini masih proses penyelidikan,” tutup Husaini.
Reporter: HN Lazuardi/ rie






