terasbanua.my.id, Banjarmasin – Kondisi terkini korban penusukan pelajar SMAN 7 Banjarmasin beberapa waktu lalu kian membaik, pasca operasi dan menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin, Banjarmasin.
Membaiknya kondisi korban akhirnya bisa menjalani pemeriksaan dari pihak penyidik kepolisian, pada Selasa (8/8/2023) siang.
“Alhamdulillah sudah mulai stabil, jadi korban sudah bisa dilakukan pemeriksaan,” ungkap orang tua korban melalui Kuasa Hukum, Muhammad Kurniawan kepada terasbanua.my.id saat ditemui di RSUD Ulin Banjarmasin, Selasa (8/8/2023).
Selama pemeriksaan lanjut Kurniawan, selain penyidik turut didampingi psikolog dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kalsel.
Selama dimintai keterangan, korban turut didampingi orang tua dan kuasa hukum.
“Meski sudah stabil kondisinya, tapi si anak tetap ingin orang tua disampingnya karena dia merasa was-was pasca insiden penusukan itu,” kata Kurniawan.
Tak dipungkirinya, setelah insiden berdarah itu korban mengalami trauma psikis karena shock berat atas kejadian yang menimpanya.
Hal itu juga, dibenarkan langsung oleh psikolog yang selama ini mendampingi kesembuhan mental korban yang mengalami trauma.
“Alhamdulillah seiring waktu, sekarang sudah mulai membaik kondisi psikisnya dan terus didampingi dan dipantau psikolog dari rumah sakit,” tuturnya.
Meskipun kondisi korban sudah membaik, namun hingga saat ini dokter yang merawat masih belum mengizinkan pulang dalam waktu dekat.
Pasalnya, korban masih perlu perawatan dengan pengawasan langsung dari dokter hingga benar-benar sembuh.
Mengingat ada luka dalam dari tiga tusukan yang diterima dan menurut keterangan dokter yang merawat korban, luka dalam itu perlu waktu cukup lama untuk benar-benar sembuh.
“Paling cepat masa penyembuhannya 6 bulan bahkan bisa lebih dari itu karena tusukan mengakibatkan kerusakan pada organ dalam yang membuat pemulihan memerlukan waktu yang cukup lama,” tutupnya.
Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah






