Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 31 Jul 2023 21:00 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Kesempatan PPPK Bagi Guru Honorer PAUD Masih Sulit


 Kabid Pembinaan PAUD, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Edy Junaidi, Perbesar

Kabid Pembinaan PAUD, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Edy Junaidi,

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Berbicara mengenai kesejahteraan bagi tenaga pendidik atau honorer seperti tak ada habisnya.

Misalnya saja kesempatan guru PAUD honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dinilai terasa sulit untuk di Kota Banjarmasin.

Mengingat hingga saat ini jumlah PAUD negeri di Kota Banjarmasin jauh lebih kecil dibandingkan PAUD swasta.

“Dari dapodik sekitar 481 PAUD di Banjarmasin, hanya 11 PAUD saja yang negeri,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan PAUD, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Edy Junaidi, Senin (31/7/2023).

Maka tak heran, sulitnya meningkatkan kesejahteraan para guru PAUD honorer dalam jatah pengangkatan PPPK.

Sangat berbeda jauh dengan eksistensi sekolah negeri untuk sekolah jenjang di atasnya, yakni Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Melihat kondisi itu, kesempatan untuk membuka PPPK belum untuk saat ini,” ujarnya.

Guru PAUD honorer menunjukan sertifikat TK Negeri Pembina yang dianugerahkan dari Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Tentunya hal itu menjadi PR pihaknya untuk menyeimbangkan lembaga pendidikan jenjang PAUD agar memiliki kesempatan yang sama dengan jenjang pendidikan lainnya dalam pengangkatan PPPK.

Dalam hal itu, pihaknya saat ini tengah mengupayakan untuk pengangkatan status PAUD swasta menjadi negeri.

“Semakin banyak PAUD negeri maka kemungkinan ada jatah untuk PPPK,” katanya.

Di tahun 2023 ini, ditargetkan ada lima PAUD yang bakal pengangkatan status swasta menjadi negeri.

“Secara bertahap kita lakukan,” tuturnya.

Di samping itu, dibeberkannya kesejahteraan para guru honorer terus jadi perjuangan pihaknya untuk bisa lebih ditingkatkan.

Contohnya, guru honorer PAUD di bawah naungan Disdik Kota Banjarmasin selama ini telah mendapatkan insentif daerah dan mengalami kenaikan.

“Dulunya insentif daerah perbulannya hanya Rp. 200 ribu. Di tahun 2016 mulai naik pelan-pelan menjadi Rp. 300, Rp. 450 ribu hingga sekarang naik menjadi Rp. 600 ribu. Harapan ke depannya kita perjuangan nasib-nasib guru honorer agar bisa naik lagi,” paparnya.

Untuk jumlah guru honorer jenjang PAUD yang mendapat insentif daerah bersumber Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) saat ini tercatat Rp. 1.015 orang.

Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin