terasbanua.my.id, Barabai – Puluhan satuan pendidikan tingkat pertama atau SMP di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mulai menyiapkan siswanya untuk mengikuti lomba.
Pasalnya, tinggal hitungan hari Pemkab melalui Dinas Pendidikan (Disdik) HST mulai melaksanakan lomba cerdas cermat.
“Lomba cerdas cermat tentang kebudayaan. Dilaksanakan pada 25 Juli ini di Aula Disdik,” kata Kadisdik HST, HM Anhar, Sabtu (22/7/2023).
Total hadiah Rp10 juta. Rinciannya, 5 juta untuk juara pertama, 3 juta untuk juara kedua dan 2 juta untuk juara ketiga.
“Selain uang pembinaan, para juara ini akan mendapatkan tropi,” kata Anhar.
Total ada 21 SMP yang berpartisipasi pada agenda itu. Mekanisme lomba atau technical meeting (TM) sudah dibahas bersama pada Kamis, (20/7/2023) lalu.
“Lomba cerdas cermat kebudayaan tingkat pelajar SMP ini merupakan kali pertama dilaksanakan di HST,” klaim Anhar.
Dia menyebut lomba itu sesuai dengan visi dan misi Bupati HST, Aulia Oktafiandi dan Wabup HST Mansyah Sabri dalam pengembangan kebudayaan.
Selain memajukan literasi kebudayaan di HST, lomba itu juga bertujuan sebagai wadah seleksi pelajar perwakilan HST. Terutama dalam mengikuti perlombaan cerdas cermat kebudayaan di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ke depannya.
“Pada perlombaan di tahun sebelumnya kami mengirim perwakilan dengan penunjukan sekolah. Di 2023 ini kami mencoba menggelar lomba di tingkat kabupaten agar lebih mengetahui siswa-siswi berpotensi yang memiliki wawasan sejarah, kebudayaan dan pelestarian,” ungkap Anhar.

Perwakilan dari 21 SMP di HST mengikuti TM Cerdas Cermat di Aula Disdik setempat, Kamis (20/7/2023).
Plt Kasi Kesenian dan Kebudayaan Disdik HST, Masruswian menambahkan, dalam teknis lomba, setiap perwakilan sekolah mengirimkan 3 orang sebagai kelompok. Ditambah satu orang sebagai cadangan.
“Setelah TM kemarin secara umum semua pihak sudah memahami teknis lomba, peraturan dan ketentuan yang berlaku,” tutup. Masruswian.
Masruswian berharap seluruh perwakilan dari 21 sekolag dapat menjelaskan dengan lengkap terkait hasil dari TM.
“Agar disampaikan dan dijelaskan kepada siswa-siswi yang mewakili sekolahnya,” tutup Masruswian.
Reporter: HN Lazuardi/ rie






