terasbanua.my.id, Banjarmasin – Kabar menggembirakan bagi tenaga honorer khususnya bagi tenaga pendidik di Kota Banjarmasin. Pasalnya, seluruh tenaga honorer di Indonesia direncanakan akan diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Pengangkatan itu dilakukan pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) paling lama pada 28 November 2023 mendatang.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Junimart Girsang beberapa bulan lalu.
Kabar tersebut tentunya menjadi angin segar bagi seluruh tenaga honorer di Kota Banjarmasin terutama tenaga pendidik atau guru.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Nuryadi mengatakan telah mendata dan mengusulkan para guru honorer tersisa yang masih belum diangkat PPPK.
“Sesuai arahan pemerintah pusat,” ucap Nuryadi kepada terasbanua.my.id, Senin (3/7/2023).
Kendati demikian, menurut Nuryadi pengangkatan guru honorer sebelumnya untuk sistem penggajian dititikberatkan pada keuangan dari daerah.
Maka dari itu, ia berharap ada kebijakan dari Kementerian Keuangan agar bisa menganggarkan gaji untuk guru honorer yang bakal diangkat nanti.
“Dengan begitu, pengangkatan seluruh tenaga honorer tidak akan memberatkan suatu daerah lagi,” katanya.
Dibeberkannya, ada sekitar 300 guru honorer di Kota Banjarmasin sisa dari perekrutan tahun 2022 lalu.
“Tahun ini kita usulkan lagi yang belum diangkat,” ujarnya.
Di samping itu, diakuinya kehadiran guru honorer sangat membantu untuk mengisi kekurangan tenaga pendidik di setiap sekolah dalam memberikan pembelajaran.
“Nantinya dalam sistem pembelajaran diharapkan ini modal agar tidak ada lagi kekurangan guru di daerah,” pungkasnya.
Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah






