terasbanua.my.id, Barabai – Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Disdik HST) dipercaya menjadi nara sumber (narsum) pada puncak Festival Kurikulum Merdeka, Selasa (27/6/2023).
Kemendikbudristek RI menunjuk Pemkab HST untuk berbagi praktik dalam dialog inspiratif yang bertema “Karena Semua Murid Istimewa”.
Dipercayanya Pemkab HST menjadi nara sumber pada acara nasional itu buah dari Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar Kategori Pemerintah Daerah Transformatif Tingkat Kabupaten/Kota Non 3T.
Karena itu, Pemkab HST satu-satunya pemerintah di tingkat daerah yang ditunjuk Kemendikbudristek RI menjadi nara sumber berbagi praktik. Baik pada dialog inspiratif hingga potret pembelajaran menyenangkan dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
Saat itu, materi diisi langsung Kadisdik HST, HM Anhar.
“Pemkab HST sangat serius dalam memajukan Pendidikan dan Implementasi Kurikulum Merdeka,” tegas Anhar saat mengisi materi di Plaza Insan Berprestasi Komplek Kemendikbudristek RI bertema “Bersama Wujudkan Pembelajaran bagi Semua, Karena Semua Murid Istimewa”.
Buktinya, kata Anhar adanya adaptasi, akselerasi, inovasi dan transformasi dalam melakukan pelatihan dan pengembangan kapasitas guru secara masif. Baik melalui kolaborasi yang intens dilaksanakan melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) dan Balai Guru Penggerak (BGP) Kalsel.
Ditambah adanya regulasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 45 Tahun 2022. Isinya tentang Dukungan Pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Program Sekolah Penggerak Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan dan Mewujudkan Merdeka Belajar.
“Perubahan memajukan dan meningkatkan mutu Pendidikan di HST menjadi tantangan berat. Namun semangat gotong royong, kolaborasi berbagai pihak bisa menyukseskan perubahan Pendidikan di HST yang semakin baik,” kata Anhar.
Anhar memaparkan, ada beberapa inovasi yang tengah dilakukan Disdik HST saat ini dalam memajukan pendidikan. Di antaranya, membuat rapor karakter khusus, membentuk Komunitas Belajar (Kombel) Ramah Guru di seluruh satuan pendidikan dan program Sekolah Berbahasa Inggris.
Sekolah Berbahasa Inggris itu, Pemkab HST sejak 2022 telah bekerja sama dengan Briton English Education Authorized Cambridge University United Kingdom.
“Semuanya mengacu pada peningkatan sumber daya manusia (SDM),” tekan Anhar.
Program peningkatan SDM dalam dunia pendidikan itu dalam rangka mempertahankan ekonomi hijau untuk kelestarian lingkungan. Pasalnya saat ini HST berada di tengah keterbatasan.
Mengacu pada Kementerian Keuangan, kondisi HST memiliki status fiskal paling rendah. Bahkan HST satu-satunya Kabupaten di Kalimantan Selatan yang tidak mengeksplorasi pertambangan.
“Sehingga ditengah keterbatasan tersebut, Pemkab HST berfokus dan berkomitmen kepada pembangunan dan peningkatan SDM,” tutup Anhar
Program-program yang dimuat di Disdik itu sejalan misi Bupati HST, H Aulia Oktafiandi. Pada point ke 3, yaitu Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dengan prinsip Memanusiakan Manusia.
“Dengan ditunjuknya Pemkab HST sebagai nara sumber berbagi praktik, menjadi penanda akan keseriusan terhadap kemajuan pendidikan di Bumi Murakata.,” tegas Aulia diwawancara terpisah.
Bupati Aulia mengapresiasi dan berterima kasih kepada para tenaga kependidikan di HST.
“Sinergitas dan praktik, baik yang sudah dibangun dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas serta mutu Pendidikan Bumi Murakata,” tutup Aulia.
Puncak Festival Kurikulum Merdeka saat itu disiarkan langsung lewat kanal YouTube dan dihadiri langsung secara daring oleh Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim.
Materi juga diisi oleh narsum perwakilan peserta didik, guru dan orang tua yang bersama-sama turut berbagi praktik implementasi kurikulum merdeka yang menyenangkan.
Reporter: HN Lazuardi/rie






