terasbanua.my.id, Banjarmasin – Realisasi perbaikan terhadap Jembatan Kuin Selatan yang posisinya berada di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin, kini tengah berproses.
Saat ini, perencanaan pembangunan jembatan tersebut sudah mulai dilakukan salah satunya Pemko Banjarmasin berkoordinasi dengan Pemkab Banjar terkait pembebasan lahan di sekitar kawasan jembatan tersebut.
“Balai jalan pun masih menunggu untuk kita clear kan dulu,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, Jumat (2/6/2023).
Sebelumnya, diakui Suri untuk desain perbaikan jembatan tersebut sudah, rencananya akan dibangun seperti jembatan gantung di Pulau Bromo.
Desain jembatan itu akan di review dari Kementrian PUPR yang telah memiliki standar untuk jembatan gantung.
Pasalnya, pembangunan terhadap jembatan itu menggunakan dana hadiah dari penghargaan peringkat ke 2 dalam penilaian kinerja Pemerintah Daerah Bidang Kebinamargaan yang berhasil diperoleh oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin pada tahun 2022 lalu.
“Karena ini hadiah jadi pembangunannya harus sesuai yang di standarkan oleh Kementrian PUPR,” katanya.
Sementara dana hadiah yang diberikan untuk perbaikan jembatan penghubung dua wilayah itu sebesar Rp. 6 miliar.
Diketahui sebelumnya, perbaikan jembatan tersebut ditargetkan pengerjaan mulai dilakukan di tahun 2023 ini.
Kondisinya yang cukup memprihatikan karena sudah mengalami kerusakan cukup parah sejak puluhan tahun lamanya dan sering goyang saat melintasi yang membuat Jembatan Kuin Selatan terpilih menjadi target perbaikan menggunakan dana hadiah.
Hamdiah/rie
Foto. Hamdiah






