terasbanua.my.id, Banjarmasin – Sedikitnya ada enam sekolah PAUD di Kota Banjarmasin yang baru saja mendapatkan sertifikat TK Negeri Pembina dari Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.
Penyerahan sertifikat itu, dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Selasa (2/5/2023) di Lapangan Stadion Pelajar Mulawarman.
Adapun sertifikat TK Negeri Pembina itu adalah penanda naiknya status PAUD yang menerima. Dimana awalnya hanya berstatus swasta dan berubah menjadi negeri.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Nuryadi mengatakan penganugerahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan Angka Partisipasi Murni (APM) dan Angka Partisipasi Kasar (APK) pada PAUD.
“Karena APM dan APK memang agak sedikit di jenjang PAUD,” ungkap Nuryadi seusai upacara Hardiknas kepada awak media.
Rata-rata APM dan APK di jenjang hanya hampir 77 persen. Angka tersebut masih jauh dari jenjang seperti SMP yang berada di 90 hingga 95 persen.
Menurut Nuryadi hal itu dampak dari PAUD yang banyak berbayar di Kota Banjarmasin karena dikelola yayasan. Maka dari itu, pihaknya mengupayakan dengan memperbanyak PAUD berstatus negeri.
Namun memang untuk upaya tersebut dilakukan secara bertahap, dimana tahun 2023 ini baru enam PAUD yang sudah berubah status menjadi negeri.
“Nanti di tambah lagi di tahun 2024 empat PAUD dan selanjutnya,” bebernya.
Perubahan status itu sendiri lanjutnya juga memiliki tujuan lain yakni memudahkan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam menyalurkan bantuan pendidikan. Misalnya, bantuan rehabilitas sekolah, bantuan sarana prasarana dan lainnya.
Adapun PAUD yang naik kelas untuk statusnya itu merupakan sekolah binaan dari Disdik Kota Banjarmasin serta Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Banjarmasin.
“Dengan berubahnya status menjadi negeri itu memudahkan kita memberikan bantuan,” ujarnya.
Untuk saat ini, tercatat jumlah PAUD negeri sudah ada 11 sekolah yang tersebar di lima kecamatan di Kota Banjarmasin.
Sedangkan jumlah keseluruhan PAUD di Kota Banjarmasin. Baik itu negeri maupun swasta ada sekitar 300 lebih.
“Ya banyak,” akhirnya.
Sementara itu, Mariatul Asyiyah dari TK Pembina Negeri Banjarmasin Timur 2 mengaku sangat bersyukur dengan kenaikan status sekolahnya.
Pasalnya, kenaikan status tersebut sangat berdampak baik karena keperluan sekolah akan dibantu pemerintah melalui Disdik.
“Jadi lebih diperhatikan. Kalau waktu swasta perbaikan dilakukan secara mandiri,” katanya.
Tidak hanya itu, sekolah juga akan digratiskan. Tidak ada lagi siswa harus membayar SPP atau uang pangkal dan lainnya.
Tentunya hal itu, akan berdampak pada pada minat calon siswa untuk bersekolah di TK Pembina Negeri Banjarmasin Timur 2 yang kian meningkat.
“Semoga makin banyak lagi siswanya karena sarana prasarana sudah diprioritaskan pemerintah,” tuturnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






