Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Hulu Sungai Tengah · 18 Mar 2023 18:42 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Banjir HST: Rumah Hilang Hingga Rusak, Begini Kata Bupati Aulia


 Banjir HST: Rumah Hilang Hingga Rusak, Begini Kata Bupati Aulia Perbesar

terasbanua.my.id, Barabai – BPBD Hulu Sungai Tengah (HST) merilis data terbaru dampak banjir di Bumi Murakata, Sabtu (18/3/2023). Dalam rilis BPBD HST per 17 Maret 2023, 1.304 rumah terdampak, 29 di antaranya mengalami rusak.

“Ada 21 rumah rusak ringan, 6 rusak berat. Dua unit rumah hilang (terseret arus banjir-red) di Kecamatan Hantakan,” rinci Kalak BPBD HST, Budi Haryanto.

Dua rumah hilang tersebut yakni di RT 3 Desa Tilahan. Ada 4 kepala keluarga di sana yang rumahnya terdampak.

Banjir yang melanda HST sejak Kamis (16/3/2023) sore melanda 5 dari 11 kecamatan di HST.

Banjir menggenangi 15 desa. Ironisnya satu desa mengalami longsor dan jembatan penghubung di Desa Patikalain putus akibat disapu air luapan sungai yang bermuara di Meratus.

Sisa puing-puing rumah warga Desa Tilahan RT 3 Hantakan yang hilang tersapu arus sungai, Sabtu (18/3/2023).

Ribuan jiwa pun terdampak banjir pada Maret 2023 ini. BPBD HST menghitung, sudah 1.606 kepala keluarga dengan jumlah 4.688 jiwa terdampak banjir.

Sementara itu, Bupati HST, H Aulia Oktafiandi mengintruksikan agar semua pihak terlibat dalam penanganan musibah itu.

Ia meminta agar BPBD HST terus siap siaga terutama membantu hingga mengevakuasi warga yang terdampak. Selain itu, Aulia juga mengintruksikan agar membuka dapur umum.

“Untuk SKPD lainnya harap berkolaborasi mendukung penanganan banjir,” pinta Aulia.

Saat ini air yang menggenangi pusat Kota HST mulai mengering. Hanya wilayah permukiman yang dekat dengan bantaran Sungai Barabai dan dataran terendah yang masih digenangi air luapan.

Sementara air kiriman banjir di Barabai ini mulai lari ke dataran terendah di HST, salah satunya di Sungai Buluh Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU).

Ketinggian air di desa yang berada di daerah rawa ini bahkan sempat mencapai sepinggang orang dewasa. Akibatnya akses jalan sulit ditempuh menggunakan kendaraan roda 2 dan 4.

“Sudah satu minggu lebih terdampak. Namun kini air menyurut hingga selutut,” kata Pembakal Sungai Buluh, Suriani.

Reporter: HN Lazuardi

Artikel ini telah dibaca 59 kali

Baca Lainnya

Ke RSHD Barabai, Ombudsman Tegas Soal Pelayanan Publik

4 September 2025 - 20:06 WITA

RSHD Barabai Kembali Gandeng Kejaksaan HST

7 Agustus 2025 - 17:06 WITA

RSHD Berikan Dukungan Medis ke Rutan Barabai

6 Agustus 2025 - 16:59 WITA

RSHD Barabai Gelar Pelatihan Emergency

14 Juli 2025 - 16:53 WITA

Komisi I DPRD HST Sidak ke RSHD Barabai

12 Juni 2025 - 16:46 WITA

RSHD Barabai Gandeng Lazismu HST Kelola ZIS, Simak Manfaatnya!

16 Mei 2025 - 16:39 WITA

Trending di Hulu Sungai Tengah