terasbanua.my.id, Barabai – Curah hujan tinggi terjadi sejak tengah malam hingga pagi hari hingga meluapnya sungai, membuat sejumlah wilayah yang berada di bantaran sungai di Hulu Sungai Tengah (HST) terendam banjir, Sabtu (25/2/2023).
Daerah yang terendam, yakni di Desa Pangambau Hilir dan Haruyan Seberang Kecamatan Haruyan. Ketinggian air mencapai 10- 50 centimeter.
Di Desa Aluan Besar Kecamatan Batu Benawa dan Benawa Tengah Kecamatan Barabai ketinggian air pun bervariasi.
Kepala Pelakasana BPBD HST, Budi Harianto menyebut wilayah Kecamatan Haruyan dan Batu Benawa sudah berangsur turun.
Dia mengimbau warga, terutama di Barabai yang dekat bantaran sungai agar siap siaga dan waspada banjir. Sebab ketinggian kiriman dari wilayah pegunungan ke perkotaan meningkat.
“Wilayah perkotaan Barabai yang tergenang air semakin tinggi, yakni Simpang Tiga Ulama, Pasar Dua, Barabai Timur dan Barabai Selatan serta pemukiman warga yang tinggal di bantaran Sungai Barabai,” kata Budi.
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin mengingatkan agar waspada potensi cuaca ekstrim dan angin kencang di wilayah Kalsel, diantaranya HST.
Potensi peningkatan cuaca itu terjadi mulai 24 Februari – 2 Maret.
“Prospek minggu ke depan, hampir seluruh wilayah Kalsel masih berpotensi hujan dengan intensitas bervariasi,” kata Kepal Stasiun, Karmana dalam Press Releasenya, Jumat (24/2).
Dalam Press Releasenya, Karmana menyebut ada 3 kondisi analisis dinamika atmosfer yang menyebabkan potensi cuaca itu. Ketiganya yakni, masih aktifnya kondisi La Nina lemah, tarikan massa udara akibat adanya daerah pusat tekanan rendah di Australia bagian utara dan aktifnya gelombang atmosfer kelvin dan low frequency yang merambat ke timur.
“Masyarakat diimbau agar waspada dampak potensi bencana hidrometerologi dan perbarui perkembangan informasi dari BMKG,” tutup Karmana.
HN Lazuardi






