terasbanua.my.id, Barabai – Kondisi Nenek Lamrah (78) terlihat meprihatinkan. Keadaan keluarga kecil asal Desa Barikin RT 2 Kecamatan Haruyan di Hulu Sungai Tengah (HST) ini sudah bertahun-tahun dialami. Selain kondisi finansial dan fisik yang sudah lemah juga kediamannya yang tak layak.
Atapnya jebol, dinding rumahnya nampak lapuk dan bolong-bolong pun demikian dengan lantainya. Barang-barang pun nampak berhamburan.
Pemandangan itu mengetuk pintu hati jaharan Polres HST untuk membantu meringankan beban Lamrah.
Setelah melakukan survei ke kediaman Lamrah, pihak Polres HST lantas memberikan bantuan sosial.
“Kondisi awal rumah nenek Lamrah begitu memprihatinkan. Sehingga kita terpanggil untuk membantu memberikan tempat tinggal yang layak terlebih dahulu,” kata Kapolres HST, AKBP Sigit Hariyadi, Selasa (21/2/2023).
Usaha merahabilitas rumah Nenek Lamrah pun cukup memakan waktu. Hingga akhirnya bisa ditempati.
Kata Kapolres HST, bedah tumah tersebut merupakan salah satu program dari Polri yaitu Quik Win Presesi.
“Jadi, fungsi dari Kepolisian bukan hanya Melindungi, Mengayomi, dan melayani masyarakat tetapi juga dapat meringankan beban masyarakat,” tutup Sigit.

Nenek Lamrah dapat bantuan bedah rumah dari Polresta HST
Ucap syukur dilayangkan sang anak Lamrah, Muhid. Dia terlihat gembira melihat rumah yang telah dibedah anggota Polres HST.
“Alhamdulillah, Kapolres HST dan jajarannya yang telah membantu dengan membedah rumah kami yang tadinya sangat tidak layak huni,” tutur Muhid.
Sementara itu Kepala Desa Barikin, Hj Sosiawati menilai, bansos bedah rumah yang ditujukan untuk Lamrah tepat sasaran.
“Bedah rumah itu sangat membantu keluarga Nenek Lamrah,” terang Sosiawati.
Aksi sosial anggota polres itu juga diapresiasi Camat Haruyan, Chairiah. Terlebih anggota Polres HST turun langsung ke lapangan.
“Atas nama masyarakat dan pemerintah daerah, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polres HST,” tutup Camat.
HN Lazuardi






