terasbanua.my.id, Banjarmasin – Jadi salah satu Tim Produksi dan Kreatif sekaligus pemain peran di Film Jendela Seribu Sungai yang tengah proses shooting. Mathias Muchus aktor tanah air mengaku tengah berkonsentrasi dalam pengembangan dunia perfilman di daerah-daerah yang ada di Indonesia. Salah satunya di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Menurutnya hingga saat ini di Kalsel masih sangat minim untuk pembuatan film. Beda halnya dengan daerah lainnya seperti Bali, Yogjakarta, Bandung, Makassar, Jawa, dan NTT yang sering menjadi pilihan lokasi untuk pembuatan film.
“Saya berharap di Kalimantan ini Banjarmasin itu harus jadi pionir,” ucap Mathias di sela-sela proses shooting berlangsung di SDN Pengambangan 6 Banjarmasin pada Minggu (13/11/2022).
“Memungkinkan sekali karena memang selain orangnya punya kekayaan histori dan banyak banget sastrawan yang muncul dari sini ya buat mereka bertutur dan bercerita segala macam itu tidak asing,” sambungnya.
Selama ini lanjutnya, paling banyak pemilihan lokasi shooting film untuk di Kalimantan ialah daerah Pontianak, Singkawang dan Samarinda.
Menurutnya harusnya sentra perfilman di Kalimantan itu di Kota Banjarmasin yang keberadaannya strategis karena tepat di tengah-tengah Kalimantan.
“Saya berharapnya sentra itu di Kota Banjarmasin jadi bisa kemana-mana,” ujarnya.
Di samping itu, ia mengatakan perlu mendukung dan mengapresiasi anak muda yang memiliki potensi luar biasa seperti penulis novel Jendela Seribu Sungai ini misalnya.
“Anak muda yang memilki potensi yang luar biasa cara tutur yang unik tentu harus di backup,” ujarnya.
Di sisi lain, ia mengaku sangat enjoy menikmati proses pembuatan film Jendela Seribu Sungai di Kota Banjarmasin.
“Tidak ada kendala. Setiap hari saya bisa menjelajahi kuliner yang tidak ada di Jawa,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






