Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 5 Mar 2025 21:46 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Yamin – Ananda Terima Estafet Pemerintah Ibnu – Arifin, Persampahan Jadi PR Besar


 Yamin – Ananda Terima Estafet Pemerintah Ibnu – Arifin, Persampahan Jadi PR Besar Perbesar

terasbanua.id. Banjarmasin – Surat Keputusan (SK) dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang pengangkatan kepala daerah diserahkan langsung Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhidin di Gedung Mahligai Pancasila kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Muhammad Yamin – Ananda bersama kepala daerah lainnya, Rabu (5/2/2025).

Setelah penyerahan SK, dilanjutkan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dengan Wali Kota dan Bupati yang periode terdahulu kepada yang baru menjabat.

Muhidin berpesan kepada seluruh Bupati dan Wali Kota se-Kalsel agar selalu kompak dengan wakilnya untuk bisa membangun daerah masing-masing.

“Harus jadi satu dan saling merangkul. Jangan sampai selisih paham dan harus saling melibatkan untuk membangun banua bersama-sama,” tuturnya.

Selain itu, Muhidin juga meminta kepada seluruh Bupati dan Wali Kota se-Kalsel untuk memperhatikan sampahnya masing-masing. Terutama Kota Banjarmasin yang saat ini darurat sampah setelah ditutupnya TPAS Basirih.

“Persoalan sampah ini menjadi perhatian serius semuanya,” ujarnya.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin menuturkan penanganan sampah merupakan arahan utama yang disampaikan Gubernur Kalsel.
“Dalam hal ini, kita terus bergerak dan akan melakukan komunikasi dengan pak Gubernur untuk langkah penanganan sampah selanjutnya,” tutur Yamin.

Selain itu, arahan lainnya menyamakan visi misi dalam membangun banua yang mana semua kepala daerah di Kalsel diminta untuk saling bersinergi.

Sementara itu, Ibnu Sina, Wali Kota Banjarmasin periode terdahulu berharap estafet kepemimpinan darinya bisa terus dilanjutkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin yang baru menjabat.

“Siapapun yang jadi pemimpin kita harus didukung. Supaya waktu lima tahun menjabat bisa betul-betul konsentrasi dan fokus untuk pembangunan Kota Banjarmasin terutama menuntas PR-PR yang belum selesai,” kata Ibnu.

Dimana saat ini lanjut Ibnu, PR besar pemimpin baru Kota Banjarmasin adalah persoalan sampah yang tertinggal di akhir masa jabatannya.

“Kita tidak menduga TPAS ditutup tepat menjelang akhir masa jabatan kami. Sebenarnya kami tidak ingin mewariskan itu. Namun berhubung situasi di last minutes begitu dan ini terjadi di seluruh Indonesia,” terangnya.

Menurutnya, dengan tidak bolehnya beroperasional di TPAS Basirih lagi. Tentunya persoalan sampah ini terjadi tanpa henti dan memang harus ada solusi tepat untuk menuntaskannya.

Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Rakortas dengan Menko Pangan dan Menteri LH, Wali Kota: Pemko Banjarmasin Siap Jadi Percontohan Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

31 Maret 2026 - 22:47 WITA

Wali Kota HM Yamin Desak Camat-Lurah Aktif Monitor Pemilahan Sampah

30 Maret 2026 - 23:08 WITA

Wali Kota Banjarmasin Pimpin Rapat Pembentukan Panitia Hari Jadi ke-500

28 Maret 2026 - 23:18 WITA

Gandeng TNI melalui TMMD, Wali Kota Yamin Targetkan Revitalisasi Jembatan Vital di Pinggiran Banjarmasin

27 Maret 2026 - 23:21 WITA

Wali Kota Banjarmasin Lantik 7 Pejabat Tinggi Pratama

26 Maret 2026 - 23:27 WITA

Wali Kota Banjarmasin Tinjau Progres Pembangunan Kopdes Merah Putih, Dorong Ekonomi Warga

26 Maret 2026 - 23:14 WITA

Trending di Banjarmasin