terasbanua.my.id, Barabai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) terus berbenah dalam hal birokrasi untuk pelayanan masyarakat.
Pasca-mendapat predikat BB atas laporan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Pemkab HST pun terus melakukan evaluasi. Salah satunya dengan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.
Di internal Pemerintahan, Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) jadi atensi. Pemkab pun mengadakan asistensi untuk hal itu pada aplikasi Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan (SIMONA) serta Penyusunan dokumen Evaluasi Jabatan Pemkab HST 2024.
Secara resmi agenda itu dibuka Penjabat Sementara (Pjs) Bupati HST, H Faried Fakhmansyah di Hotel Akmani Jakarta, Jumat (4/10/2024).
Kata Faried, birokrasi diciptakan untuk pelayanan masyarakat. Dengan naiknya predikat SAKIP, harus berkorelasi dengan kesejahteraan masyarakat.
“SAKIP adalah pengintegrasian antara sistem perencanaan, penganggaran kinerja dan sistem keuangan. Jadi setiap uang yang keluar ada manfaatnya,” kata Faried dalam sambutannya.
Sebagai birokrasi, tegas Faried adalah ujung dari analisis jabatan, beban kerja, evaluasi jabatan adalah pelayanan publik.
“Jadi dari Anjab akan ketahuan rincian kerja secara detail. Kemudian ABK untuk mengetahui efektivitas kerja, bisa tidak melaksanakan untuk mencapai tujuan,” papar Faried.
Karena itu, Faried berharap pada agenda asistensi itu, kapasitas SDM di Pemkab HST meningkat.
“Karena kunci sukses untuk mencapai visi HST yaitu, SDM yang berkualitas. Salah satunya yaitu dengan belajar, bisa dengan cara bimtek atau pertemuan-pertemuan seperti ini,” tegas Faried.
Faried juga berharap Perangkat Daerah agar menggunakan kemampuan dan kewenangan untuk kebaikan daerah. Birokrasi yang baik sesuai Perpres nomor 40 tahun 2011.
“Agar cita-cita kita menciptakan pemerintahan kelas dunia, dengan ciri profesional mengerti akan tugasnya, efektif, efesian, cepat dan mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tutup Faried.
Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) HST, M Rusdiyanto selaku penyelenggara mengatakan tujuan kegiatan itu untuk memverifikasi apakah inputan pada aplikasi SIMONA 2024 masih ada yang kurang.
“Langkah awal untuk penginputan aplikasi SIMONA tahun 2025,” kata Rusdiyanto.
Adapun peserta kegiatan asistensi itu yakni, seluruh pejabat atau petugas yang menangani aplikasi Anjab dan ABK SIMONA pada Perangkat Daerah HST.
Sedangkan nara sumbernya yakni, Pjs Bupati HST dan Kementerian Dalam Negeri dari Bagian Kelembagaan dan Analisa Jabatan Biro Organisasi dan Tata Laksana, Sekretariat Jenderal Kandi Istriningsih, Enggaria Ratna Dewi Kartika dan Titi Rohmah.
Reporter: HN Lazuardi






