terasbanua.my.id, Barabai – Karya Herni Nopiani, Guru SDN Karau Kecamatan Limpasu Hulu Sungai Tengah (HST) membuahkan hasil fantastis.
Alumni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP ULM Banjarmasin 2015 itu mendapatkan sekaligus menerima langsung penghargaan Anugerah Merdeka 2024 dari Kemendikbud Ristek.
Ceritanya, wanita kelahiran 1996 itu punya karya, Potret Cerita Kurikulum Merdeka. Dia kemudian diundang dan mendapatkan penghargaan atas karyanya itu di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (5/7/2024) lalu.
“Potret cerita yang saya suguhkan tentang literasi di sekolah. Kami punya program namanya Berkereta (Berani Kereatif dalam bercerita),” kata Herni.
Tujuan dari program ini adalah meningkatkan literasi kepada anak serta mengasah kreativitas serta keberanian dalam menyampaikan pendapat.
“Atau menceritakan kembali dari tulisan yang siswa baca. Program Berkereta sudah berjalan satu tahun,” tambahnya.
Herni Nopiani lulus dari kuliah pada tahun 2019. Kemudian pada tahun 2020 mulai mengajar di SDN Karau dengan status honorer.
Karirnya di dunia pendidikan cukup mulus. Di tahun 2021 dia mengikuti rekrutmen guru PPPK. Dia dinyatakan lulus dan mengajar di SDN Karau sampai sekarang.
“Saat ini saya menjadi guru wali kelas 3,” katanya.

Suksesnya program ini tak lepas dari dukungan kepala sekolah, guru, pengawas hingga dinas pendidikan setempat.
“Alhamdulillah buku kita bermutu semua. Terima kasih kepada pihak terkait yang terus memberikan dukungan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan HST, H Muhammad Anhar mengatakan para guru telah memberikan yang terbaik untuk dunia pendidikan. Salah satunya dalam transformasi pembelajaran di HST.
“Transformasi pembelajaran kita sangat sesuai dengan kebijakan Kemendikbud Ristek. Kami dibantu advokasi oleh BPMP Kalsel untuk pembelajaran terdigitalisai,” ungkapnya.
Hal ini sesuai dengan kebijakan Bupati HST, H Aulia Oktafiandi yang menekankan bahwa investasi pendidikan bukan pada sarana prasarana dulu. Namun lebih kepada peningkatan sumber daya manusia.
“Lebih kepada guru dalam pemanfaatan teknologi. Adaptasi kita dalam pembelajaran menggunakan google workspace for education sangat bagus. Kita terbanyak nomor 2 Nasional memiliki guru yang punya lisensi tersebut,” ungkapnya.
Reporter: HN Lazuardi






