Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 8 Jul 2024 15:40 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Pelatihan Prosedur Ekspor Para IKM Banjarmasin, Targetkan Pemasaran Produk Unggulan ke Manca Negara


 Pelatihan Prosedur Ekspor Para IKM Banjarmasin, Targetkan Pemasaran Produk Unggulan ke Manca Negara Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pelatihan prosedur ekspor diberikan kepada para Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Banjarmasin di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Senin (8/7/2024).

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor yang membuka langsung pelatihan itu mengatakan tujuan dilaksanakannya pelatihan untuk memberi pemahaman kepada para IKM mengenai prosedur ekspor dengan harapan nantinya bisa memasarkan produk mereka hingga di kancah internasional.

“Sebelum memasarkan perlu meningkatkan kualitas produk agar siap di ekspor dan diterima di negara-negara luar,” kata Arifin.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar menambahkan pelatihan yang diselenggarakan Kementrian Perdagangan sudah dua kali dilaksanakan di Kota Seribu Sungai sejak tahun 2023 lalu.

“Kembali digelar tahun ini dan diikuti 30 peserta IKM selama tiga hari,” kata Tezar sapaan akrabnya.

Tezar membeberkan dari hasil pelatihan tahun lalu, ada dua IKM yang berhasil melakukan ekspor produknya ke beberapa negara yaitu alat musik berupa biola dan kopi.

Ia berharap jejak dari kedua IKM itu bisa memotivasi dan diikuti para IKM lainnya melalui pelatihan yang diselenggarakan.

“Semoga lebih banyak lagi ekspor produk unggulan Kota Banjarmasin ke depan,” tutur Tezar.

Sementara itu, Ketua Tim Ekspor Coaching Program, Pusat Pelatihan, Sumber Daya Manusia, Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), Junianto menuturkan mencoba membuka peluang ekspor lain terutama produk IKM melalui pelatihan ini.

Mengingat selama ini, di Kalimantan Selatan (Kalsel) produk ekspor lebih ke hasil pertanian seperti karet dan kelapa sawit.

“Makanya kita coba ekspor ke produk IKM seperti makanan, minuman dan kerajinan tangan. Berharap melalui krgiatan ini produk-produk IKM terutama di Kota Banjarmasin bisa naik kelas,” tuturnya.

Namun sebelum dilakukan ekspor, produk-produk IKM harus memenuhi verifikasi di masing-masing negara yang akan di ekspor.

“Kita lihat dulu produk peserta sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan karena negara-negara maju verifikasinya berat-berat,” ujarnya.

Untuk ekspor produk khas seperti kain sasirangan lanjutnya, perlu adaptasi atau dikombinasikan dengan produk lainnya untuk bisa menarik para pembeli manca negeri. Misalnya tas, baju dan lainnya.

“Memang harus lebih kreatif lagi agar bisa dilirik. Tidak bisa hanya kain saja,” akhirnya.

Hamdiah
Foto. Diskominfotik

Artikel ini telah dibaca 50 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin