terasbanua.my.id, Barabai – Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) berhasil menekan angka stunting hingga 13 persen. Bahkan melebihi dari target nasional, 14 persen.
Persentase itu diketahui setelah Kemenkes RI merilils Survey Kesehatan Nasional (SKI) Tahun 2023. Disebut dan tertera angka stunting HST menurun sangat signifikan.
Atas keberhasilan menekan stunting, Bupati HST, H Aulia Oktafiandi diganjar penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI. Penghargaan atas Penurunan Prevalensi Stunting Tertinggi.
Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Utama BKKBN RI Tavip Agus Rayanto kepada Bupati Aulia saat Malam Penganugerahan Tanda Penghargaan dan Gala Dinner dalam acara Hari Keluarga Nasional 2024 di Merapi Grand Ballroom PRPP Semarang Jawa Tengah, Jumat (28/6/2024) malam.
Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo mengucapkan selamat atas diterimannya penghargaan. Dia berharap HST menjadi contoh dan motivator di wilayahnya masing-masing.
“Kami juga bersama-sama dengan seluruh Kepala Daerah melakukan intervensi variable-variabel atau faktor-faktor yang efektif untuk mencegah lahirnya stunting baru,” kata Hasto.
Soal stunting, Hasto menerangkan salah satu yang perlu diperhatikan adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), lahir prematur dan pengetahuan atau pendidikan ibu.
“Dengan inovasi-inovasi yang luar biasa dari daerah, harapan saya bisa menyasar faktor-faktor yang sensitif dalam rangka untuk menurunkan stunting maupun mempercepat kualitas SDM untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045,” terang Hasto.

Bupati Aulia pun mengucap syukur atas perolehan penghargaan dari BKKBN RI. Terutama keberhasilan HST dalam menurunkan Prevalensi Stunting Tertinggi.
Pemkab HST, kata Aulia berkomitmen penuh memerangi stunting dengan melibatkan berbagai pihak. Seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), PKK, dan Organisasi Masyarakat (Ormas).
“Kami selalu berkomitmen dan berada di garda terdepan menekan angka stunting, semua pihak dilibatkan agar program tersebut bisa berjalan maksimal,” tegas Aulia.
Penghargaan penurunan prevalensi Stunting Tertinggi dan satu-satunya Kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan.
“Mudah-mudahan ini menjadikan sebuah penghargaan dan menjadikan semangat Kabupaten Hulu Sungai Tengah untuk terus membangun Banua kita,” tutup Aulia.
Reporter: HN Lazuardi






