terasbanua.my.id, Banjarmasin – Dalam merebut kembali penghargaan Adipura di tahun 2024, berbagai upaya mulai dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.
Salah satunya, pembenahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih yang berada di Jalan Gubenur Soebarjo, Kecamatan Banjarmasin Selatan yang memang menjadi catatan dalam penilaian Adipura tahun lalu.
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan pembenahan TPA yang dilakukan yakni membuat jalan baru, menutup zona pasif dan membuka zona baru sampah dengan menambah lahan baru.
“Jadi kita ada pembelian lahan tambahan, sekarang 39,5 hektar dan akan ditambah lagi tahun ini sekitar 3-5 hektar untuk pembuangan lindi,” ungkap Ibnu kepada terasbanua.my.id, Jumat (28/6/2024).
Penutupan zona pasif lanjut Ibnu, akan dilakukan dua cara. Mungkin dengan diuruk tanah atau ditutup dengan plastik khusus.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love menuturkan TPA menjadi komponen lemah dalam penilaian Adipura tahun lalu hingga memang perlu dibenahi.
Pembenahan sendiri sudah dilakukan pada dua zona yang sudah overload untuk menampung sampah hingga dijadikan zona masif.
“Makanya kita buat jalan lagi untuk membuka dua zona lagi untuk memanfaatkan pembuangan sampah,” kata Alive.
Tentunya, tak lepas dari kepedulian masyarakat untuk peduli dengan tindakan memilah sampah dari sumber hingga tidak banyak sampah yang sampai di TPA Basirih.
“Jadi harus ada peran aktif masyarakat juga,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






