terasbanua.my.id, Banjarmasin – Menyoroti keterbatasan penyandang disabilitas tunarungu kurang mampu untuk memiliki alat bantu dengar. Organisasi Kaki Kota Banjarmasin mengusulkan permohonan bantuan.
Permohonan bantuan alat bantu dengar itu ditujukan langsung kepada Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kota Banjarmasin.
Direktur Eksekutif Kaki Kota Banjarmasin, Muhammad Syahreza mengatakan permohonan bantuan alat bantu dengar itu tentunya bermaksud untuk memudahkan para kawan tunarungu dalam beraktivitas dan berinteraksi sehari-hari.
Dimana awalnya, ada permintaan dari kawan disabilitas tunarungu di Kota Banjarmasin yang berharap adanya bantuan alat bantu dengar bagi sesamanya.

“Kami sebagai organisasi yang bergerak pada isu perkotaan mencoba untuk menjembatani kebutuhan dari kawan tunarungu,” ucap Syahreza kepada terasbanua.my.id, Sabtu (22/6/2024).
Sebelumnya, pihaknya telah mengindetifikasi sejumlah individu yang sangat membutuhkan alat bantu dengar berdasarkan
Setelah diidentifikasi, para calon penerima bantuan lanjut mengikuti proses assessment yang dilakukan langsung oleh asesor BBPKS Kota Banjarmasin bertempat di Kantor Kaki Kota Banjarmasin, Sabtu (22/6/2024).
“Assessment itu baru dilakukan hari ini. Ada lima orang yang diajukan. Semoga usulan bantuan ini diterima,” tuturnya.
Sementara itu, Manager Program Kaki Kota, Fitria Eka menambahkan selanjutnya para calon penerima bantuan akan melakukan pemeriksaan Telinga Hidung Tenggorokan (THT) dan audiometri dalam waktu dekat.
“Pemeriksaannya di dokter klinik, kemungkinan Minggu depan pemeriksaannya,” kata Eka.
Lebih lanjut, Eka menuturkan permohonan bantuan seperti ini merupakan salah satu kegiatan dari program Kaki Kota Banjarmasin yakni ‘Fasilitasi Layanan Sosial Kelompok Rentan’.
Dimana program yang sudah berjalan sejak tahun 2023 itu mencakup berbagai aspek. Termasuk pendampingan kegiatan, pelayanan ambulance, aksesibilitas informasi bagi kelompok rentan.
“Berbagai kegiatan sosial telah kami laksanakan sebelumnya, seperti memfasilitasi pelatihan untuk UMKM yang digelar Disperdagin. Kemudian penyaluran bantuan oksigen kepada salah satu fabel,” tuturnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






