terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kembali melaksanakan intervensi serentak pencegahan stunting, kali ini giliran di Posyandu Cempaka 1 Jalan Darat, Senin (10/6/2024).
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina yang membuka acara itu, mengatakan intervensi yang dilakukan bertujuan untuk memastikan upaya penanggulangan stunting telah berjalan dengan baik.
Terutama pada balita melalui pengukuran berat dan tinggi badan balita di posyandu-posyandu yang ada di Kota Seribu Sungai. Termasuk pada calon pengantin.
“Intervensi lainnya untuk calon pengantin dan dipastikan tiga bulan sebelum menikah itu datang ke posyandu untuk mendapat pelayanan termasuk pemeriksaan di puskesmas,” jelasnya.
Menurutnya pemeriksaan terhadap calon pengantin merupakan antisipasi awal dalam pencegahan stunting anak yang akan terlahir.
“Jadi saat sudah menikah, siap untuk hamil maka ibu dan ayah sudah dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Dalam gerakan ini lanjutnya, merupakan kolaborasi dari berbagai pihak dalam menstimulus pencegahan stunting.
Salah satunya dari corporate Pertamina Banjarmasin yang memberikan bantuan CSR berupa makanan dan minuman bergizi bagi anak serta memberikan ember dirancang khusus untuk budidaya ikan dan sayur.
“Terima kasih semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam menangani stunting,” akhirnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Tabiun Huda mengungkapkan dalam intervensi serentak pencegahan stunting itu ada sekitar 11 ribu balita yang telah dilakukan pengukuran berat dan tinggi badannya.
“Sekitar 25 persen dari target 46 ribu balita telah kita lakukan pengukuran,” kata Tabiun.
Lebih jauh, ia menuturkan dari 46 ribu balita yang menjadi target itu. Terdata ada 1.100 anak yang mengalami stunting hingga perlu dilakukan diterapi agak bebas dari stunting
Di samping itu, ia optimis hingga di akhir Juni 2024 nanti, semua balita yang menjadi target sasar bisa dilakukan pengukuran.
“Kita jalan terus dan push terus agar bisa capai 100 persen,” harapnya.
Tentunya dalam intervensi itu lanjutnya, turut menyasar ibu hamil dan calon pasangan pengantin yang akan memiliki anak.
“Kita sasar juga mulai calon pengantin, ibu hamil hingga anak-anak usia remaja untuk minuman obat table tambah darah dalam pencegahan dini stunting,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






