Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 10 Jun 2024 17:58 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Intervensi Pencegahan Stunting di Banjarmasin Turut Menyasar Calon Pengantin


 Intervensi Pencegahan Stunting di Banjarmasin Turut Menyasar Calon Pengantin Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kembali melaksanakan intervensi serentak pencegahan stunting, kali ini giliran di Posyandu Cempaka 1 Jalan Darat, Senin (10/6/2024).

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina yang membuka acara itu, mengatakan intervensi yang dilakukan bertujuan untuk memastikan upaya penanggulangan stunting telah berjalan dengan baik.

Terutama pada balita melalui pengukuran berat dan tinggi badan balita di posyandu-posyandu yang ada di Kota Seribu Sungai. Termasuk pada calon pengantin.
“Intervensi lainnya untuk calon pengantin dan dipastikan tiga bulan sebelum menikah itu datang ke posyandu untuk mendapat pelayanan termasuk pemeriksaan di puskesmas,” jelasnya.

Menurutnya pemeriksaan terhadap calon pengantin merupakan antisipasi awal dalam pencegahan stunting anak yang akan terlahir.

“Jadi saat sudah menikah, siap untuk hamil maka ibu dan ayah sudah dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Dalam gerakan ini lanjutnya, merupakan kolaborasi dari berbagai pihak dalam menstimulus pencegahan stunting.

Salah satunya dari corporate Pertamina Banjarmasin yang memberikan bantuan CSR berupa makanan dan minuman bergizi bagi anak serta memberikan ember dirancang khusus untuk budidaya ikan dan sayur.

“Terima kasih semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam menangani stunting,” akhirnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Tabiun Huda mengungkapkan dalam intervensi serentak pencegahan stunting itu ada sekitar 11 ribu balita yang telah dilakukan pengukuran berat dan tinggi badannya.

“Sekitar 25 persen dari target 46 ribu balita telah kita lakukan pengukuran,” kata Tabiun.

Lebih jauh, ia menuturkan dari 46 ribu balita yang menjadi target itu. Terdata ada 1.100 anak yang mengalami stunting hingga perlu dilakukan diterapi agak bebas dari stunting

Di samping itu, ia optimis hingga di akhir Juni 2024 nanti, semua balita yang menjadi target sasar bisa dilakukan pengukuran.

“Kita jalan terus dan push terus agar bisa capai 100 persen,” harapnya.

Tentunya dalam intervensi itu lanjutnya, turut menyasar ibu hamil dan calon pasangan pengantin yang akan memiliki anak.

“Kita sasar juga mulai calon pengantin, ibu hamil hingga anak-anak usia remaja untuk minuman obat table tambah darah dalam pencegahan dini stunting,” pungkasnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 94 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin