terasbanua.my.id, Barabai – Suasana suka cita sekaligus haru mewarnai pelepasan sekaligus perpisahan siswa kelas 9 SMP-IT Al-Khair Barabai di Hulu Sungai Tengah (HST), Sabtu (8/6/2024).
Baik orang tua atau wali, pun demikian siswanya trenyuh menghadiri dan mengikuti prosesi perpisahan kelas akhir itu. Disambut langsung dengan semangat Pancasilais.
Acara berlangsung khidmat saat lantunan ayat-ayat suci Alquran membuka prosesi perpisahan. Ditambah prosesi pengembalian anak didik ke orang tua masing-masing, susana haru pecah saat penciuman Merah Putih dan sungkeman.
“Total ada 47 siswa angkatan 12 SMP-IT Al Khair mengikuti momen itu,” kata Kepala sekolah SMP-IT Al Khair Barabai, Norliani.
Para siswa, kata Norliani sudah 3 tahun bahkan ada yang lebih. Sebab sebagain siswa ada yang sejak TK sudah berada di lingkungan pendidikan Yayasan Al Futhuwwah.
Selama itu, orang tua mempercayakan kepada yayasan untuk mendapatkan pembinaan karakter dan menggali potensi siswa. Baik akademik maupun non akademik.
“Pelepasan dan perpisahan, merupakan moment pihak sekolah menyerahkan kembali anak didik kepada orang tua,” terang Norliani.
Norliani juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan (Disdik) HST yang memberikan pembinaan dan dukungan kepada SMPIT Al Khair Barabai.
“Terima kasih juga kepada Yayasan dan orang tua siswa yang telah menjadi mitra kami selama ini demi tercapainya visi dan misi sekolah,” tutup Norliani.
Kepala Disdik HST, HM Anhar melalui Kasi Kurikulum, Rosnida Elyani menyebut acara perpisahan itu menjadi momen penuh makna bagi para siswa, guru dan orang tua.

“Dengan berbagai prestasi yang telah diraih, SMP IT Al Khair Barabai terus berkomitmen mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berprestasi dan siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Rosnida dalam sambutannya.
Dia juga menyebut, SMP IT Al Khair satu dari tiga SMP yang terpilih sebagai sekolah penggerak di HST.
“Kami berharap kualitas pendidikan di sekolah ini terus meningkat,” tutup Rosnida.
Salah satu orang tua siswa, Ahmad Rizkan mengakui bangga atas diedikasi pihak sekolah. Mulai membimbing dan mendidik siswa-siswi.
“Tentu banyak hal dan kenangan yang dirasakan oleh anak-anak kami. Hari ini, tibalah saatnya mereka beranjak dari sekolah tercinta ini untuk melanjutkan perjalanan di lingkungan baru,” ucap Rizkan.
Reporter: HN Lazuardi






