terasbanua.my.id, Banjarmasin – Penjualan sapi kurban di Kota Banjarmasin tahun 2024 mengalami kenaikan jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan harga sapi kurban saat ini, berada dikisaran Rp. 1 juta untuk satu ekornya atau Rp. 5 ribu per kilogramnya.
Menurut salah seorang pengusaha sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Basirih, Hidayatullah kenaikan harga itu disebabkan pengiriman menggunakan kapal kargo.
“Pengiriman menggunakan kapal kargo ini lebih mahal dibandingkan tol laut yang tahun lalu kami gunakan,” ucap Hidayatullah kepada terasbanua.my.id, Rabu (5/6/2024).
Hidayatullah mengungkapkan alasan tak lagi menggunakan tol laut untuk pengiriman sapi kurbannya dikarenakan pemberkasan saat ini cukup sulit bagi pengusaha sapi.
“Berkas rekomendasi disana dipersulit hingga terpaksa memilih kapal kargo,” imbuhnya.
Di tahun ini, ia menyediakan sapi kurban sebanyak 500 ekor termasuk sapi jenis Limousin sekitar 30 ekor.
Sapi jenis Limousin yang paling mahal lanjutnya, adalah Madrasin yang merupakan sapi silang dari sapi Madura dan Limousin.
“Madrasin sapi langka. Harganya di kisaran Rp. 70 juta sampai Rp. 80 juta dan sudah laku satu di harga Rp. 75,” tuturnya.
Sementara pasokan sapi kurban miliknya itu kebanyakan berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Kupang, Bali dan Madura.
Terkhusus sapi kurban dari Kupang dan Madura lanjutnya, ada pengurangan kuota untuk pengiriman ke Kota Banjarmasin.
“Sapi Kupang itu kita dikurangi sampai 15 ribu,” ujarnya.
Untuk kisaran sapi kurban biasa dari harga Rp. 15 juta sampai Rp. 16 juta per ekornya. Sedangkan sapi Bali di kisaran harga Rp. 40 juta hingga Rp. 45 juta per ekornya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






