terasbanua.my.id, Barabai – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Hulu Sungai Tengah (HST) bakal memanggil Kepala MTsN 6.
Pemanggilan itu buntut dari video ‘party’ joget-joget peserta didik MTsN 6 HST yang diposting pada beberapa platform media sosial. Diduga dilaksanakan dalam rangka kelulusan siswa kelas XI atau 9.
Kepala Kemenag HST, Rusdi Hilmi menyebut memang pada saat itu, pihak sekolah sedang melakukan proses pembuatan video. Bakal ditayangkan pada 28 Mei 2024 untuk acara perpisahan.
Pihak Kemenag, belum tahu persis sebenarnya acara joget-joget diiringi musik triping sambil diguyur semprotan air yang dilakukan siswa MTsN itu. Apakah itu spontanitas siswanya atau memang dikonsep sedemikian rupa.
“Hari Senin nanti kami panggil kepala madrasahnya (Kamad) untuk memastikan seperti apa sebenarnya kegiatan itu. Belum komplit informasinya,” kata Rusdi Hilmi ditemui di ruang kerjanya, Rabu (22/5/2024).
Dikatakan Hilmi, seyogyanya kegiatan kelulusan siswa diisi dengan hal-hal positif mencerminkan pendidikan.
Terlebih soal dananya, Hilmi menyarakan agar disesuaikan dengan kemampuan sekolah. Tak perlu berlebihan.
“Lebih selektif memilih kegiatan untuk siswa. Jangan sampai menimbulkan tanda tanya di luar (masyarakat-red). Apalagi sampai menimbulkan kontroversi,” tutup Hilmi.
Sebelumnya, video ‘party’ yang diunggah Minggu 19 Mei 2024 pada paltform media sosial ramai diperbincangkan. Dalam video berdurasi 25 detik itu terlihat muda-mudi bersaragam hitam joget-joget yang diduga di lingkungan sekolah di bawah naungan Kemenag HST.
Jingkrak-jingkrakan sambil diguyur semprotan air, para siswa itu nampaknya dalam rangka merayakan kelululusan.
Media ini mencoba mengonfirmasi beberapa sekolah yang akan melaksanakan acara kelulusan sekaligus perpisahan. Benar saja aksi joget ‘basah-basahan’ itu ada di MTsN 6 HST.
“Iya. Itu kemaren untuk keperluan pembuatan video bagi kelas 9,” kata Kepala MTsN 6 HST, Azizatul Ulya dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp, Senin (20/5/2024) malam.
Reporter: HN Lazuardi






